Pantau Flash
China: Kasus Virus Korona Meningkat Menjadi 440 Orang dengan 9 Kematian
DPR Gelar Rapat Paripurna Siang Ini, Sahkan Prolegnas Termasuk Omnibus Law
Jaksa Agung Soal Jiwasraya: Ada yang Gugat Praperadilan, Kami Lawan!
Garuda Umumkan Nama Dirut dan Komut Hari Ini
Komisioner KPU Tingkat Provinsi Dikumpulkan Pasca OTT Wahyu Setiawan

Perubahan Iklim Pengaruhi Masalah Kesehatan Global

Perubahan Iklim Pengaruhi Masalah Kesehatan Global Polusi. (shutterstock)

Pantau.com - Perubahan iklim mesti diperlakukan sebagai masalah kesehatan masyarakat, terutama oleh negara-negara industri seperti Amerika Serika, yang dianggap sebagai pembuang terbesar jangka panjang gas rumah kaca di dunia, kata ahli ekologi dan kesehatan dunia.

Bumi yang berubah akibat perubahan iklim dapat mengarah kepada timbulnya lebih banyak penyakit yang berhubungan dengan cuaca, terutama yang ditularkan oleh serangga dan yang menular melalui pasokan air, kata para ahli itu pada pertemuan Perhimpunan Kesehatan Masyarakat Amerika.

Baca Juga: Tak Hanya Mengganggu Kesehatan, Polusi Udara Memicu Anak Bunuh Diri

Amerika Serikat dan negara kaya lain memikul tanggung jawab khusus karena buangan gas mereka yang memanaskan iklim akan menimbulkan dampak yang tak layak di negara miskin yang buangan gasnya lebih sedikit dan memiliki sumber daya paling sedikit guna menanggulangi masalah kesehatan masyarakat, kata Jonathan Patz dari University of Winconsin.

Ancaman kesehatan yang berhubungan dengan perubahan iklim meliputi gelombang panas yang luar biasa dan kemarau, yang dapat mempengaruhi pasokan air dan makanan, badai yang lebih kuat dan lebih banyak ozon tingkat daratan yang juga dikenal sebagai kabut, yang sensitif terhadap temperatur dan dapat mempengaruhi banyak orang karena menimbulkan gangguan pernafasan seperti asma.

"Perubahan iklim adalah salah satu ancaman kesehatan masyarakat paling serius yang dihadapi masyarakat dunia saat ini, tetapi tak banyak orang yang menyadari konsekuensi akibat perubahan iklim yang sedang terjadi sekarang" kata Dr. George Benjamin, Direktur Pelaksana perhimpunan itu.

Baca Juga: Waspada, Cuaca Panas Rentan Picu Radang Tenggorokan

Amerika Serikat telah lama menjadi pembuat utama gas rumah kaca, yang memanaskan iklim, terutama karbon dioksida dari pembangkit listrik tenaga batu-bara dan kendaraan berbahan bakar bensin.

Dalam satu studi lain mendapati bahwa China mulai mengalahkan Amerika Serikat dalam hal ini, tapi pada waktunya, Amerika Serikat tetap mengeluarkan lebih banyak gas buangan dibanding negara lain di dunia.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Ragam

Berita Terkait: