Forgot Password Register

Polisi Beberkan Alasan Utama Oknum Juru Parkir Keroyok Anggota TNI

Polisi Beberkan Alasan Utama Oknum Juru Parkir Keroyok Anggota TNI Konferensi pers pengeroyokan anggota TNI (Foto:Pantau.com/Rizky Adytia)

Pantau.com - Polisi akhinya membeberkan alasan utama kelima tersangka nekat mengeroyok dua anggota TNI yaitu Kapten Komarudin dan Pratu Rivonanda. Salah satu alasannya yakni faktor psikologi massa.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Roycke Harry Langie mengatakan dari hasil pemeriksaan para tersangka yang telah ditangkap di tempat berbeda.

Baca juga: Polisi Tangkap Buronan Terakhir Oknum Juru Parkir Pengeroyok Anggota TNI

Dari pemeriksaan itu, para tersangka mengaku ingin membantu Heryanto yang terlibat cekcok dengan Kapten Komarudin lantaran permasalahan sepele.

"Secara spontan mereka lakukan penganiayaan ini sesuai psikologi massa itu terangkai dalam fakta kejadian," ucap Roycke di Polda Metro Jaya, Jumat (14/12/2018).

Selain itu, lanjut Roycke, dalam pemeriksaan juga diketahui bahwa seorang tersangka bernama Iwan Hutapea tengah terpengaruh minuman keras saat peristiwa terjadi. Sehingga, hal itu juga yang menjadi pemicu terjadinya pengeroyokan tersebut.

"Memang ada satu berinisial I (terpengaruh miras), sementara yang lain dalam keadaan normal," jelas Roycke.

Polisi sudah menangkap kelima pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan itu. Mereka adalah Agus Priyantara dan Herianto Pandjaitan yang telah ditangkap terlebih dulu, kemudian Iwan Hutapea dan Suci Ramdhani dan Depi.

Pengeroyokan terhadap Kapten Komarudin dan Pratu Rivonanda terjadi di samping Toko Arundina, Ciracas, Jakarta Timur pada Senin, 10 Desember 2018 sekitar pukul 15.40 WIB.

Meski sempat dikatakan kasus tersebut berujung damai, tak berapa lama kemudian ratusan massa tak dikenal mendatangi Mapolsek Ciracas pada Selasa malam, dengan tujuan menanyakan penanganan kasus tersebut.

Baca juga: Ini Dia Pasutri Pengeroyok Anggota TNI yang Berhasil Diciduk Polisi

Sayangnya, kedatangan ratusan orang itu berujung ricuh dan mengakibatkan kerusakan berbagai fasilitas mulai dari gedung hingga beberapa kendaraan. Bahkan, belakangan diketahui akibat insiden itu tiga anggota polisi mengalami luka-luka.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More