Pantau Flash
Kalahkan Chelsea di Stamford Bridge, Liverpool Kokoh di Puncak Klasmen
Hasil Balap F1 GP Singapura: Vettel Juara, Hamilton Tak Dapat Podium
Marc Marquez Juara GP Aragon, Gelar Keenam Semakin Dekat
Kalahkan Hendra/Ahsan, Kevin/Marcus Juara China Open 2019
Kalah dari Momota, Ginting Gagal Pertahankan Gelar China Open

Polisi Bekuk Diduga Provokator Aksi Ricuh Massa di Tanah Abang

Polisi Bekuk Diduga Provokator Aksi Ricuh Massa di Tanah Abang Massa melakukan perlawanan ke arah Brimob di Kawasan Tanah Abang (Foto: Antara/M Risyal Hidayat)

Pantau.com - Buntut dari keributan antara pihak kepolisian dengan massa diduga pendemo di wilayah Tanah Abang, berbuntut dengan penahanan beberapa orang yang diduga provokator.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan ikhwal penangkapan terhadap terduga provokator itu. Akan tetapi, ia belum bisa memastikan jumlah oknum yang diamankan tersebut.

Baca juga: Aksi Massa di Depan Bawaslu Diwarnai Lemparan Batu dan Botol Mineral

"Ada (masa yang diamankan), sedang didata," kata Argo saat dikonfirmasi, Rabu (22/5/2019).

Saat disinggung lebih jauh soal tindakan provokatif yang dilakukan oleh beberapa orang itu, Argo enggan menjelaskan secara merinci dengan alasan masih dalam pemeriksaan.

"Sedang didalami," cetus Argo.

Sebelumnya, Massa demonstran terus melakukan aksi perlawanan terhadap polisi. Hingga pukul 03.00 dini hari, massa melawan dengan melemparkan bom molotov, kembang api, serta batu ke arah polisi yang menghalau di bawah underpass Pasar Grosir Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/5/2019) dini hari.

Massa bertahan di seberang persimpangan dan membalas beberapa tembakan gas air mata peringatan dari polisi dengan petasan dan beberapa bom molotov.

Tak hanya itu, massa juga membakar tumpukan sampah di dekat Blok A Pasar Tanah Abang. Titik kericuhan massa selain di Tanah Abang juga terjadi di Jalan Sabang.

Baca juga: Sidak ke Lokasi Aksi Massa, Anies Minta Warga Jakarta Tetap Tenang

Suara letusan kembang api terdengar berulang-ulang, asap mengepul di sekitar lokasi. Gas air mata juga ditembakkan polisi untuk merespons perlawanan yang dilakukan massa.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: