Pantau Flash
The Fed Turukan Suku Bunga, Rupiah Diprediksi Menguat
BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Wilayah Perairan Indonesia
PBNU Ikut Komentar Soal Kenaikan Cukai Rokok Berdampak ke Petani Tembakau
PKB Pastikan Beri Bantuan Hukum untuk Imam Nahrawi
Indonesia Hancurkan Kepulauan Mariana Utara 15-1

Polisi: Cairan Kimia yang Diminum Khodijah, Pembersih Lantai

Polisi: Cairan Kimia yang Diminum Khodijah, Pembersih Lantai Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Tewasnya terduga teroris berinisial Y alias Khodijah yang disebut lantaran menenggak cairan kimia pada Senin, 18 Maret 2019, kini dipertegas pihak kepolisian bahwa cairan kimia yang dimaksud merupakan pembersih lantai.

Karo Penmas DivHumas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyebut diketahuinya cairan itu merupakan pembersih lantai berdasarkan dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan hasil pemeriksaan dokter forensik.

"Hasil labfor bahwa identik apa yang ada dalam isi perutnya yang disampaikan oleh dokter forensik dengan hasil olah TKP emang ditemukan cairan pembersih lantai yang diminum," ucap Dedi di Mabes Polri, Jumat (22/3/2019).

Baca juga: Teroris Wanita Jaringan Sibolga Bunuh Diri di Rutan Polda Metro Jaya 

Namun, saat disinggung mengenai jenis cairan pembersih lantai yang ditenggak oleh terduga teroris jaringan Lampung dan Sibolga itu, Dedi mengaku tak bisa memastikan hal itu.

Hanya saja, cairan pembersih lantai yang ditenggaknya itu semakin memperburuk kondisi lambung Khodijah yang diketahui memilik riwayat penyakit.

"Jadi yang diminum itu juga terpengaruh terhadap penyakit lambungnya itu jadi terjadi pendarahan hebat," tandas Dedi.

Baca juga: Dokter Pastikan Teroris Wanita Bunuh Diri Tenggak Asam Klorida

Bahkan, saat dipertanyakan soal aksi bunuh diri yang dilakukan Khodijah untuk menghindara pemeriksaan yang akan dilakukan tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror, Dedi menampik hal itu.

Menurutnya, aksi bunuh diri itu lantaran Khodijah memamg mengininkan tewas dalam keadaan syahid. "Tidak ada (bunuh diri karena takut diperiksa)," singkat Dedi.

Diberitakan sebelumnya, Y alias Khodijah, terduga teroris yang masuk kedalam jaringan kelompok teroris Husein alias Abu Hamzah diketahui tewas diduga bunuh diri lantaran menenggak cairan zat kimia.

Sosok wanita yang berperan aktif dalam kelompok terorisme Abu Hamzah itu ditemukan dalam keadaan lemas di ruang istirahat pemeriksaan Rutan Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Baca juga: Polisi Ungkap Alasan Terduga Teroris Khodijah Tinggalkan Keluarganya

"Diduga dia ingin bunuh diri, kemungkinan itu besar. Masih diselidiki apa yang dia minum dan lain-lain. Masih didalami apa bentuk zat kimia dalam tubuh korban," ujar Karo Penmas DivHumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu, 20 Maret 2019.

Khodijah ditangkap Densus 88 Antiteror Dukuh Desan Wetan RT 5 RW 2 Desa Joton, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Kamis, 14 Maret 2019.

Usai ditangkap, Khodijah langsung dibawa Densus 88 Antiteror ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus terorisme.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: