Forgot Password Register

Polisi: Penyebar Hoax Surat Suara Sengaja Buat Kabar Bohong Lalu Kabur ke Sragen

Polisi: Penyebar Hoax Surat Suara Sengaja Buat Kabar Bohong Lalu Kabur ke Sragen Rilis pelaku penyebar berita bohong (Foto: Pantau.com Rizky Adytia)

Pantau.com - Pelaku pembuat konten berita bohong tujuh kontainer berisi kotak suara tercoblos ternyata sengaja membuat dan meyebarkan berita tersebut. Dari hasil pemeriksaan, pelaku yang berinisial BBP itu sengaja merekam suaranya sendiri yang kemudian disebarkan melalui media sosial twitter dan aplikasi perpesanan WhatsApp. 

"Tentunya ini adalah unsur sengaja sangat terpenuhi, pelaku sudah mempersiapkan, melalui perbuatan secara pribadi," ucap Kasubdit I Tindak Pidana Siber Kombes Pol Dani Kustoni di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (9/1/2019). 

Baca juga: Polisi Ringkus Pemilik Suara dalam Rekaman Kabar Hoax 7 Kontainer Tercoblos

Usai membuat dan menyebarkan berita bohong atau hoax itu, lanjut Dani, pelaku langsung menghapus jejaknya dengan cara membuang ponselnya dan melarikan diri ke Sragen, Jawa Tengah. Hingga akhirnya terlacak keberadaannya dan ditangkap polisi.

Meski demikian, Dani tak membeberkan secara rinci motif pelaku yang dengan sengaja menyebar kabar bohong tersebut hingga sempat membuat masyarakat resah.

"Melalui teknik yang kita miliki kita melakukan jejak digital yang bersangkutan kita dapat temukan," ujar Deni.

Baca juga: Beredar Hoax Ustaz Arifin Ilham Meninggal Dunia, Polisi Buru Pelaku Penyebar Berita

Kini, akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 14 ayat 1 UU nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana yakni barangsiapa, dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya 10 tahun.

Kemudian barangsiapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, sedangkan ia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong, dihukum dengan penjara setinggi-tingginya 3 tahun.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More