Pantau Flash
Gibran ke DPD PDIP 12 Desember Mendatang Bawa Pasukan 302 Orang
Bahas Petrokimia, Pimpinan Pertamina Temui Jokowi di Istana Negara
Rusia Dilarang Ikut Olimpiade Buntut Skandal Doping
Kemenhub Klaim Tol Jakarta-Cikampek Jadi Lintasan Favorit Selama Mudik
Catat! Siswa Magang Berhak Dapat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Resmi Kirim Supres, Jokowi Tugaskan Dua Menterinya Bahas RUU KPK Bareng DPR

Resmi Kirim Supres, Jokowi Tugaskan Dua Menterinya Bahas RUU KPK Bareng DPR Gedung DPR (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Presiden RI Joko Widodo secara resmi sudah mengirimkan surat presiden (supres) terkait dengan pembahasan Revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK).

Adapun supres tersebut dikirimkan Jokowi pada Rabu 11 September 2019 ke DPR. Hal itu dibenarkan oleh Anggota Komisi III di DPR RI Arsul Sani ketika dikonfirmasi.

Baca Juga: Mensesneg: Presiden Jokowi Sudah Tanda Tangani Surpres Revisi UU KPK

"Memang sudah masuk sore (Rabu 11 September) tadi," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Menurut Arsul, Badan Musyawarah (Bamus) akan menggelar rapat, Kamis (12/9/2019) untuk membahas surpres tersebut.

Kemungkinan, surpres akan dibacakan dalam Rapat Paripurna DPR pada Jumat (13/9/2019).

Seperti dilihat Pantau.com, Surat Presiden (Supres) bernomor R-42/Pres/09/2019 terkait revisi UU KPK. Dalam supres tersebut Jokowi menugaskan dua menterinya untuk mewakili pemerintah dalam pembahasan RUU KPK dengan DPR. 

Baca Juga: Komisi III: Kami Harap Presiden Segera Kirim Surat Soal RUU KPK

Adapun dua menteri yang ditugaskan Jokowi adalah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Menteri Perdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: