Forgot Password Register

Sadis! Guru Berusia 66 Tahun Ini Ditemukan Bersimbah Darah dengan Luka Gorokan

Sadis! Guru Berusia 66 Tahun Ini Ditemukan Bersimbah Darah dengan Luka Gorokan Ilustrasi penikaman. (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Seorang pengajar di Léonard-de-Vinci University Paris meninggal setelah ditikam oleh mantan siswanya di lokasi mengajar. Disebutkan, pelaku merupakan seorang keturunan Pakistan berusia 37 tahun.

Melansir RT, Kamis (6/12/2018), korban merupakan seorang guru bahasa inggris berusia 66 tahun. Pelaku sendiri telah dikeluarkan dari sekolah tersebut pada tahun lalu.

Menurut Le Parisien, pelaku dikeluarkan lantaran gagal pada penilaian akademik sekolah. Kekesalannya terhadap pihak sekolah disinyalir sebagai motif aksi brutal itu.

Baca juga: Pesan WhatsApp Khashoggi Beri Petunjuk Soal Pembunuhannya

Diceritakan, sang guru sempag menyapa pelaku sebelum insiden berdarah itu, kata salah seorang mahasiswa yang tidak disebutkan namanya. Para siswa pun telah memberikan pertolongan pertama, namun tidak berhasil.

“Serentetan kekerasan sekolah terus berlanjut dan memburuk, horor, penusukan seorang guru di Courbevoie oleh seorang mantan mahasiswa Pakistan menyerukan langkah-langkah mendesak. Dukungan untuk keluarga dan rekan-rekannya!,” Kata Wali Kota Fréjus David Rachline.

Akibat peristiwa itu, seorang politisi Prancis dari Marine Le Pen menyatakan jika aturan imigrasi harus segera diperketat.

"Saya menuntut mereka akhirnya terbukti hubungan antara rewildening negara dan imigrasi anarkis sejalan,” kata Senator Stéphane Ravier 

Baca juga: Berikan Informasi Pelaku Serangan Konsulat AS di Meksiko, FBI Janjikan Imbalan Rp280 Juta

Universitas Léonard-de-Vinci terletak di Courbevoie, pinggiran kota Paris di pinggir kawasan bisnis kota.

Sebelumnya, kajadian mengerikan terhadap seorang guru juga terjadi. Tenaga pengajar itu harus dilarikan ke ruang gawat darurat setelah dicekik muridnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More