Pantau Flash
Lempar Martil Tambah Pundi-Pundi Emas Indonesia
Pesawat Latih Cesna Jatuh di Sungai Indramayu, Satu Orang Hilang
Tim Estafet Putra-Putri Raih Medali Emas di ASG 2019
Mabes TNI Bentuk Tim Bantuan Hukum untuk Kivlan Zen
Dua Tahun Korupsi, Pjs Dirut PD Pasar Bermartabat Bandung Jadi Tersangka

Selain Kasus TPPU, Bachtiar Nasir Juga Digarap Polisi Soal Kasus Ini

Selain Kasus TPPU, Bachtiar Nasir Juga Digarap Polisi Soal Kasus Ini Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (Foto:Pantau.com/Rizky Adytia)

Pantau.com - Penyidik Keamanan Negara (Kamneg) Polda Metro Jaya melayangkan surat panggilan pemeriksaan terhadap Bactiar Nasir pada Kamis, 16 Mei 2019, atas kasus dugaan makar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan ikhwal panggilan pemeriksaan itu. Namun, Bachtiar Nasir diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi di kasus yang menjerat Eggi Sudjana.

"Iya benar, rencananya diperiksa sebagai saksi," kata Argo saat dikonfirmasi, Selasa (14/5/2019).

Baca juga: Bachtiar Nasir Kembali Absen dari Pemeriksaan, Ini Kata Kuasa Hukum

Sementara, dikonfirmasi terpisah, kuasa hukum Bachtiar Nasir yakni Aziz Yanuar menyebutkan hal senada. Namun, ia menyebut bahwa kapasitas kliennya dalam pemeriksaan yakni saksi dan terlapor.

"Iya benar, dari penyidik sudah berikan informasi tersebut. (Diperiksa) Sebagai saksi dan terlapor," kata Aziz.

Sebelumnya, usai menjalani pemeriksaan kasus dugaan makar atas seruan people power dengan status sebagai tersangka, Eggi Sudjana kini resmi ditangkap penyidik Polda Metro Jaya. Penangkapan terhadap Eggi berdasarkan surat penangkapan dengan nomor register B/7608/V/RES.1.24/2019/Ditreskrimum.

Baca juga: Pengamat: Kasus Bachtiar Nasir Tidak Bisa Disebut Kriminalisasi Ulama 

Kini, Eggi Sudjana ditahan dalam kurun waktu 1x24 jam sejak dikeluarkannya surat penangkapan tersebut.

Penyidik Sub Direktorat Keamanan Negara Polda Metro Jaya resmi menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka atas kasus penghasutan terkait pernyataan people power yang sebelumnya dilaporakan oleh relawan dari Jokowi-Maruf Center (Pro Jomac).

Eggi dilaporkan Supriyanto ke Bareskrim Polri pada Jumat, 19 Mei 2019. Laporan Supriyanto telah teregistrasi dengan nomor: LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan. Perkara yang dilaporkan adalah Tindak Pidana Pengaduan Palsu UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 220 KUHP Pencemaran Nama Baik UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 310 KUHP.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: