Forgot Password Register

Seruan Perang: Mobilisasi Militer Terbesar Swedia Sejak 43 Tahun Silam

Seruan Perang: Mobilisasi Militer Terbesar Swedia Sejak 43 Tahun Silam Militer Swedia. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Untuk pertama kalinya sejak tahun 1975 lalu, Swedia memanggil seluruh pasukan Garda Dunia mereka. Termasuk semua 40 batalion Garda Depan serta 22.000 pasukan cadangan untuk latihan meningkatkan kemampuan pertahanan dan operasional negara.

Latihan tersebut juga menandai Hari Nasional Swedia yang dirayakan pada tanggal 6 Juni.

"Misi kami adalah memperkuat pertahanan militer Swedia dan meningkatkan kemampuan operasional kami," kata Komandan Tertinggi Swedia Micael Byden dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Russia Today, Sabtu (9/6/2018).

"Kami menguji rantai mobilisasi untuk sekitar setengah organisasi kami, sesuatu yang belum kami lakukan sejak 1975."

Baca juga: Rayakan Idul Fitri, Afghanistan Umumkan Gencatan Senjata Sepihak dengan Taliban

Tugas utama dari Home Guard adalah untuk memenuhi peran militer sekunder, seperti patroli dan menjaga benda-benda infrastruktur penting. Sementara tentara yang akan menghadapi musuh pada barisan paling depan. Sedangkan prajurit patroli akan menjaga obyek-obyek vital.

Sementara partisipasi dalam latihan itu bersifat sukarela, militer menyatakan harapan bahwa setidaknya setengah dari pasukan cadangan akan menanggapi panggilan tersebut. Kekuatan nominal Home Guard adalah 22.000 orang.

Komandan pasukan, Jenderal Major Roland Ekenberg mengatakan, dia merasa sangat menghormati orang-orang yang secara sukarela memilih untuk berpartisipasi dalam latihan ini.

September lalu, Swedia menggelar pertandingan perang besar Aurora 17 dengan partisipasi pasukan asing terutama dari negara-negara NATO. Swedia bukan anggota NATO dan melihat dirinya sebagai negara "netral". Latihan tersebut menjadi latihan militer terbesar yang diadakan di tanah Swedia selama lebih dari 20 tahun.

Baca juga: Jelang Pertemuan Kim-Trump, Menlu Singapura Sambangi Korea Utara

Share :
Komentar :

Terkait

Read More