Pantau Flash
Kemendikbud Sebut UN Akan Diganti Sistem Penalaran
88 Proyek Strategis Nasional Bernilai Rp421,1 Triliun Selesai Akhir 2019
Herry IP: Wahyu/Ade Tidak Jauh Berbeda dengan Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra
Dipermak Vietnam 0-3, Timnas U-22 Indonesia Gagal Raih Emas
Vokalis Roxette Meninggal Dunia Usai 17 Tahun Melawan Tumor

Sidang Suap Kemenag, Ketua DPW PPP Jatim Akui Didatangi 2 Terdakwa

Sidang Suap Kemenag, Ketua DPW PPP Jatim Akui Didatangi 2 Terdakwa Terdakwa mantan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin (kiri) (Foto: Antara/Aprillio Akbar)

Pantau.com - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW ) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur Musyaffa Noer mengaku pernah didatangi oleh Haris Hasanuddin dan Muafaq Wirahadi, dua terdakwa kasus suap terhadap mantan Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy).

Musyaffa mengatakan kedatangan Haris dan Muafaq terkait dengan proses seleksi jabatan tinggi di Kemenag Jawa Timur dan Kemenag Kabupaten Gresik. Hal itu disampaikan Musyaffa saat menjadi saksi dipersidangan Haris dan Muafaq di PN Tipikor, Jakarta Pusat.

Baca juga: Jaksa Ungkapkan Keterlibatan Menag Lukman Hakim dalam Kasus Rommy

Awalnya Jaksa KPK menanyakan apakah Musyaffa mengetahui Haris Hasanuddin mengikuti seleksi Kakanwil Kemenag Jatim. Musyaffa mengaku, mengetahui hal tersebut saat Haris datang ke rumahnya pada Desember 2018.

Dalam pertemuan itu lah Haris meminta agar Musyaffa menyampaikan pesan ke Rommy untuk membantunya dalam proses seleksi di Kemenag Jatim.

"Minta bantuan untuk bisa sampaikan ke pak Rommy beliau pengen jadi Kakanwil. Saya jawab waktu itu 'loh kok ke saya? Enggak ada hubungannya.' Pak Haris jawab 'kan pak ketua (DPW PPP Musyaffa) deket dengan pak Rommy. Saya jawab hubungan deket struktural partai," papar Musyaffa di PN Tipikor Jakpus, Rabu (3/7/2019).

Pesan itu kemudian disampaikan Musyaffa saat bertemu Rommy dalam acara seminar di Jatim. Menurut Musyaffa ketika itu Rommy hanya diam sehingga pembicaraan tidak berlanjut. Musyaffa kemudian baru kembali bertemu dengan Haris di sebuah cafe di Surabaya pada Januari 2019 dan menyampaikan respon Rommy.

Selain pertemuan dengan Haris, Musyaffa mengatakan Muafaq juga pernah datang ke rumahnya. "Beliau pernah datang ke rumah saya tanya ada apa pertama beliau ngomong silaturrahim. Kedua dia kasih tahu ikut seleksi jabatan di Kemenag Gresik. Ketiga dia minta dibantu doa," ujar Musyaffa.

Baca juga: Jaksa Hadirkan 10 Saksi di Sidang Suap Jabatan Kemenag

Berbeda dengan Haris, Muafaq tidak meminta agar dibantu oleh Rommy. Musyaffa mengaku dirinya tidak mengetahui proses seleksi Kemenag Gresik tersebut.

Jaksa kemudian menampilkan pesan singkat yang pernah dikirim Muafaq kepada Musyaffa. Inti isi pesan tersebut memberi tahu bahwa Muafaq telah dilantik menjadi Kepala Kantor Kemenag Gresik.

"Itu WA (WhatsApp) pak Muaffaq saya bales semoga mabrur, jangan lupa syukurannya," jawab Musyaffa.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Lilis Varwati
Category
Nasional

Berita Terkait: