Pantau Flash
Ungkit Kemesraan dengan PDIP di Era SBY, Demokrat Inginkan Kursi Ketua MPR
Polisi Klaim Kantongi Identitas Bandar Besar Pemasok Narkoba ke Nunung
Tatap SEA Games 2019, Cabor Renang Ikut Kejuaraan Dunia di Korsel
Lanjutan Sidang Sengketa Pileg 2019, MK Putus 260 Perkara
Buat yang Minat, Walmart Tawarkan Beasiswa untuk Siswa SMA

Teka-Teki Maskapai LCC Seperti Lion Air Bisa Jual Tiket Murah (Bagian I)

Headline
Teka-Teki Maskapai LCC Seperti Lion Air Bisa Jual Tiket Murah (Bagian I) Pramugari Lion Air (Foto: Instagram/Lion Air)

Pantau.com - Hayo siapa dari sobat Pantau yang suka naik Lion Air? kalian tahu enggak nih kenapa tiket Lion Air terbilang paling murah diantara deretan maskapai di Indonesia?

Rupanya, maskapai penerbangan bertarif rendah atau Low Cost Carier (LCC) cukup banyak digunakan oleh masyarakat. Salah satunya Lion Air yang memiliki tarif lebih murah dan jalur penerbangan yang cukup banyak. 

Kata pengamat penebangan Gerry Soejatman beberapa alasan yang membuat pesawat maskapai LCC ini bisa lebih murah dibandingkan maskapai lainnya terutama maskapai full service.

Baca juga: Dari Calo Tiket Jadi Bos Lion Air, Dari Mana Sumber Kekayaan Rusdi Kirana?

1. Harga Pesawat Lebih Murah

Gerry mengungkapkan sebagian besar pengguna jasa penerbangan pasti akan lebih memilih harga maskpai yang lebih murah jika fasilitas yang diberikan tidak jauh berbeda. Sehingga fakta ini membuat skema yang baru. 

"Ada kompenen-komponen biaya yang bisa dihemat oleh maskapai LCC, pertama biaya pesawat, diawal tahun 2000an maskapai LCC Lion Air beli 150 pesawat, dulu harganya waktu itu 60juta USD/ pesawat dengan beli 150 dapat 25-30 juta USD bisa bayangkan hematnya, gimana hrmatnya juga ke leasing, juga ntuk maintenance ada standarnya yang harus dipenuhi," katanya. 

2. Biaya Maintenance lebih murah

Dalam proses pembeliam pesawat pabrik akan menawarkan sekaligus perawatannya. Menurutnya saat ini harga maintenance juga bisa lebih beragam. 

"Jadi ketika bisa beli pesawat pabrik akan menawarkan paket maintenance/perawatan, jadi dia menjamin kalau dipakai benar tidak melebihi x dollar. Dulu harganya mahal bisa USD 1200 per jam terbang, sekarang berani USD 600 per jam," ungkapnya.

Baca juga: Update Kelanjutan Esemka, Menperin: Pabriknya Sudah Diresmikan Belum?

3. Mengutamakan Keterisian Maskapai

Tarif murah membuat maskapai membuat berbagai trik untuk mendapatkan keuntungan. Memastikan pesawat terisi penuh membuat pendapatan maskapai juga akan lebih tinggi. 

"Bagaiaman dia mendapatkan volume besar, dia mengharuskan pesawat ready terus, bisa siap terbang terus, kalau mangkas biaya maintenance dia rugi, sedangkan biaya leasing jalan, gaji, insurance jalan, jadi kalau tidak produktif dia rugi," katanya. 


Share this Post:
Tim Pantau
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait: