Pantau Flash
Sri Mulyani: Global Bergejolak, Sistem Keuangan Indonesia Terkendali
Resmi! Irfan Setiaputra Jadi Dirut dan Triawan Munaf Komut Garuda
Akibat Faktor Teknikal, Rupiah Melemah Jadi Rp 13.685 per Dolar
RI Kecam Israel sebagai Negara Penghambat Perdamaian Timur Tengah
China: Kasus Virus Korona Meningkat Menjadi 440 Orang dengan 9 Kematian

Tunjuk Firli Jadi Ketua KPK, Komisi III: Kami Tak Bisa Senangkan Semua

Tunjuk Firli Jadi Ketua KPK, Komisi III: Kami Tak Bisa Senangkan Semua Gedung DPR (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Nama Firli Bahuri resmi disepakati Komisi III di DPR RI sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023. Namun sebelum terpilih Firli sempat menuai pro dan kontra setelah KPK menyurati Komisi III terkait dengan rekam jejaknya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi III di DPR RI Erma Suryani Ranik, mengatakan, bahwa terpilihnya nama Firli sebagai Ketua KPK wajar menuai pro dan kontra. Ia mengakui  keputusan Komisi III atas terpilihnya Firli sebagai pimpinan yang baru tidak bisa menyenangkan semua orang.

"Ya biasa lah namanya pemilhan pro dan kontra, kita kan enggak bisa menyenangkan hati orang," kata Erma di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Baca Juga: Sempat Menjadi Polemik, Firli Bahuri Ditunjuk Menjadi Ketua KPK yang Baru

Menurutnya lima nama pimpinan KPK baru yang dipilih oleh Komisi III itu merupakan komposisi yang terbaik. Ia menyebut komposisi itu sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kalau pro dan kontra menurut kami Komisi 3 biasa lah itu, nggak mungkin bisa menyenangkan hati orang," ungkapnya.

Baca Juga: Tok! Ini Dia 5 Nama Pimpinan Baru KPK 2019-2023

Sementara ketika disinggung apa yang diharapkan dari Firli sebagai Ketua KPK yang baru, Erma meminta Firli harus menjalankan peran sebagai Ketua sesuai dengan UU. Selain itu juga harus bisa bersinergi dengan aparat hukum yang lain.

"Itu mandat UU, bukan kita buat-buat, karena UU menyebutkan demikian, tugasnya tidak ada yang lain, menjalankan UU kpk itu, seperti biasa, jalankan UU," tandasnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: