Forgot Password Register

Usut Suap Taufik Kurniawan, KPK Panggil Anggota Banggar DPR serta PNS Kemenkeu

Usut Suap Taufik Kurniawan, KPK Panggil Anggota Banggar DPR serta PNS Kemenkeu Juru bicara KPK Febri Diansyah (kiri) (Foto: Antara)

Pantau.com - Penyidik KPK kembali periksa anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dalam kasus Taufik Kurniawan, Wakil Ketua DPR, yakni suap Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Pemkab Kebumen. Selain itu, KPK juga memanggil pegawai Kementerian Keuangan.

"Hari ini (13/2) diagendakan pemeriksaan terhadal tiga orang saksi dari unsur DPR-RI dan Kemenkeu untuk tersangka TK, Wakil Ketua DPR-RI," kata juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (13/2/2019).

Baca juga: Tiga Anggota DPR Dipanggil KPK Terkait Kasus Suap Taufik Kurniawan

Saksi-saksi tersebut di antaranya, dua anggota Banggar DPR, Jazilul Fawaid dan Djoko Udjianto. Juga Sekretaris Dirjen Perimbangan Keuangan Rukijo.

Kemarin, KPK juga telah memeriksa tiga anggota Banggar lain. Yaitu Kahar Muzakir, Ahmad Riski Sadig, dan Said Abdullah. Febri mengungkapkan pemeriksaan itu untuk mengonfirmasi proses pengajuan anggaran, khususnya DAK di Banggar DPR.

"Pengetahuan saksi tentang proses penganggaran menjadi salah satu poin yang kami dalami dari rangkaian pemeriksaan dalam beberapa hari ini," pungkas Febri.

Dalam kasus ini, Taufik Kurniawan ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima suap sebanyak Rp 3,65 miliar terkait dengan perolehan anggaran dana alokasi khusus (DAK) fisik pada perubahan APBN TA 2016.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan menyebutkan suap tersebut diberikan oleh Bupati Kebumen 2016-2021 Muhammad Yahya Fuad.

Baca juga: KPK Kembali Perpanjang Masa Penahanan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan

Kasus tersebut merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan KPK pada 15 Oktober 2016 yang melibatkan satu orang anggota DPRD Kebumen dan satu orang PNS di dinas Pariwisata Pemkab Kebumen. Dalam prosesnya KPK kembali menetapkan sembilan orang tersangka, salah satunya Bupati Kebumen Muhammad Yahya Fuad.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More