Pantau Flash
Indonesia Buka Kantor Konsul Kehormatan Pertama di St Christopher dan Navis
Kapten Persija Akui Perubahan Pelatih Pengaruhi Performa Tim
Ada UU Pangan, Pengusaha Tekstil Pertanyakan Kapan Kemunculan UU Sandang
Di Tengah Krisis Boeing, Airbus Malah Tingkatkan Kerja Sama di China
Lebanon Bebaskan Satu Orang yang Dituduh Ingin Ledakkan Bandara Sydney

Utusan PBB di Afghanistan Temui Wakil Perundingan Taliban di Qatar

Utusan PBB di Afghanistan Temui Wakil Perundingan Taliban di Qatar Tentara Taliban. (Foto: Reuters/Parwiz)

Pantau.com - Pejabat senior Perserikatan Bangsa-Bangsa di Afghanistan bertemu dengan kepala perunding Taliban di Qatar.

Sementara langkah-langkah untuk menyelenggarakan perundingan perdamaian dengan melibatkan semua pihak terus diusahakan guna mengakhiri perang di Afghanistan yang sudah berlangsung selama lebih 17 tahun.

Jubir Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan, Kepala Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) Tadamichi Yamamoto bertemu Mullah Baradar Akhund dan para anggota tim perunding Taliban di Ibu Kota Doha, Qatar.

"Mereka menitikberatkan pembahasan pada proses perdamaian yang sedang berlangsung dan bantuan kemanusiaan di kawasan-kawasan di keamiran Islam," katanya dalam satu pernyataan.

Baca juga: Rusia-AS-China Tekan Taliban Terlibat Dialog Perdamaian Afghanistan

UNAMA telah melakukan beberapa kali pertemuan dengan semua pihak yang bertikai sebagian bagian dari usaha membantu mengakhiri perang dan juga pertemuan dengan Taliban di Doha.

"Pihaknya sudah mengadakan pertemuan-pertemuan dan membuat pernyataan tetapi guna menjaga hubungan baik dengan UNAMA tidak memberikan komentar lebih jauh," kata seorang juru bicara dalam pernyataan yang dikirim lewat surat elektronik/\.

Pertemuan Doha itu berlangsung ketika para pejabat dari Rusia dan China dijadwalkan bertemu dengan utusan khusus Amerika Serikat bagi perdamaian di Afghanistan, Zalmay Khalilzad, di Moskow untuk mencari cara-cara membujuk Taliban membuka pembicaraan dengan pemerintah di Kabul.

Baca juga: Saat Penyiksaan Tahanan di Perbatasan Meksiko Menjadi Sorotan

Taliban sudah mengadakan pertemuan-pertemuan dengan para diplomat AS dan wakil-wakil mereka juga bertemu pejabat-pejabat dari negara-negara tetangga dan lainnya yang memiliki kepentingan di Afghanistan.

Tetapi sejauh ini gerakan itu menolak berbicara dengan pemerintah Afghanistan yang diakui internasional, yang dilukiskannya sebagai rezim "boneka" yang diangkat asing.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: