Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

OCHA: Serangan Israel Meningkat di Gaza, Krisis Kemanusiaan Memburuk dan Warga Kian Terdesak

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

OCHA: Serangan Israel Meningkat di Gaza, Krisis Kemanusiaan Memburuk dan Warga Kian Terdesak
Foto: (Sumber: Anak-anaknya berendam di pinggir pantai ditengah terjangan gelombang panas yang melanda Kota Gaza, Palestina, Kamis (14/8/2025). Terjangan gelombang panas hingga 40 derajat Celcius menambah penderitaan warga Palestina yang sebelumnya sudah dilanda krisis pangan dan malnutrisi. ANTARA FOTO/Xinhua/Rizek Abdeljawad/bar)

Pantau - Peningkatan serangan udara dan penembakan oleh militer Israel di wilayah permukiman Jalur Gaza dalam beberapa hari terakhir menyebabkan bertambahnya jumlah korban jiwa dan memperburuk kondisi kemanusiaan warga sipil.

Informasi ini disampaikan oleh Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Serangan intensif tercatat terjadi di sejumlah wilayah Gaza City, serta terus berlanjut di Deir al-Balah dan Khan Younis.

"Jika operasi darat Israel yang telah diumumkan di Gaza City terus berlanjut, ribuan keluarga yang sudah berada dalam kondisi kemanusiaan memprihatinkan dapat menjadi semakin terdesak," tulis pernyataan OCHA.

86 Persen Wilayah Gaza Dalam Zona Militer, Bantuan Terhambat

OCHA mencatat bahwa saat ini sekitar 86 persen wilayah Jalur Gaza berada dalam zona militerisasi Israel atau masuk dalam wilayah yang mendapat perintah pengungsian.

Kondisi ini membuat kelompok bantuan internasional kesulitan mengakses wilayah terdampak dan memenuhi kebutuhan mendesak dalam skala besar.

Suhu panas ekstrem dalam beberapa hari terakhir juga memperparah situasi. Ratusan ribu pengungsi tidak memiliki perlindungan memadai dari suhu tinggi.

"Hampir semua orang di Gaza telah mengungsi setidaknya sekali sejak perang dimulai, dan tempat penampungan sementara yang berhasil mereka bangun atau peroleh sering kali rusak atau ditinggalkan karena terburu-buru melarikan diri," ujar OCHA.

Seruan Gencatan Senjata dan Akses Kemanusiaan Tanpa Hambatan

OCHA menegaskan kembali seruannya agar semua pihak segera mencapai kesepakatan gencatan senjata.

"Kami menegaskan kembali seruan kami untuk gencatan senjata, pembebasan semua sandera tanpa syarat sesegera mungkin, serta akses kemanusiaan tanpa hambatan," tegas OCHA dalam pernyataannya.

Krisis kemanusiaan di Gaza terus menjadi perhatian dunia, sementara masyarakat internasional didesak untuk meningkatkan tekanan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam konflik agar menghentikan kekerasan dan memberikan ruang bagi bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan.

Penulis :
Aditya Yohan