Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

AS Buka Peluang Awasi Transisi Kekuasaan Venezuela Bertahun-tahun Usai Penangkapan Maduro

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

AS Buka Peluang Awasi Transisi Kekuasaan Venezuela Bertahun-tahun Usai Penangkapan Maduro
Foto: (Sumber: Massa mengikuti unjuk rasa menentang serangan AS ke Venezuela di New York, 3 Januari 2026. ANTARA/HO-Xinhua/Zhang Fengguo/pri..)

Pantau - Amerika Serikat membuka kemungkinan melanjutkan peran pengawasan terhadap transisi kekuasaan di Venezuela dalam jangka waktu yang panjang setelah operasi besar-besaran yang dilakukan awal Januari.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright dalam wawancara dengan media CBS pada Minggu terkait lamanya keterlibatan Washington di Venezuela.

Pernyataan Pejabat AS soal Durasi Pengawasan

Chris Wright menyatakan pengawasan Amerika Serikat di Venezuela dapat berlangsung selama bertahun-tahun dan belum dapat ditentukan batas waktunya secara pasti.

Saat ditanya mengenai durasi peran Amerika Serikat, ia mengatakan, "Bisa jadi satu atau dua tahun. Bisa juga lebih lama," ungkap Chris Wright.

Ia menegaskan dirinya tidak dapat menyebutkan jangka waktu pasti terkait pengawasan tersebut karena situasi yang terus berkembang.

Penangkapan Maduro dan Reaksi Internasional

Pada 3 Januari, Amerika Serikat melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores.

Nicolas Maduro dan Cilia Flores kemudian dibawa ke New York oleh otoritas Amerika Serikat untuk menjalani proses hukum.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Maduro dan Flores akan diadili atas dugaan keterlibatan dalam "narkoterorisme" yang dinilai menimbulkan ancaman termasuk bagi Amerika Serikat.

Mahkamah Agung Venezuela mengambil langkah sementara dengan mentransfer tugas kepala negara kepada Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez.

Delcy Rodriguez secara resmi dilantik sebagai presiden sementara di hadapan Majelis Nasional Venezuela pada 5 Januari.

Sejumlah negara seperti Rusia, China, dan Korea Utara secara terbuka mengecam keras tindakan Amerika Serikat terhadap Venezuela.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyampaikan solidaritas kepada rakyat Venezuela serta menyerukan pembebasan Nicolas Maduro dan Cilia Flores.

Rusia juga mendorong upaya pencegahan agar tidak terjadi eskalasi situasi lebih lanjut di kawasan tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan