Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Donald Trump Luncurkan Dewan Perdamaian di WEF 2026, Siap Tangani Krisis Global Bersama PBB

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Donald Trump Luncurkan Dewan Perdamaian di WEF 2026, Siap Tangani Krisis Global Bersama PBB
Foto: (Sumber: Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) menyaksikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) memberikan pidato saat World Economic Forum (WEF) 2026 di Congress Hall, Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). ANTARA FOTO/Aria Cindyara/bay/tom..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi meluncurkan Dewan Perdamaian pada Kamis (22 Januari 2026) dalam sebuah upacara penandatanganan dokumen pendirian yang dihadiri hampir dua lusin pemimpin dunia di sela-sela World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss.

Trump menyatakan bahwa Dewan Perdamaian merupakan inisiatif pemerintahannya untuk menangani berbagai krisis global, dimulai dari situasi di Gaza, dan akan bekerja sama erat dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Kami berkomitmen untuk memastikan Gaza didemiliterisasi, dikelola dengan baik, dan dibangun kembali dengan indah. Ini akan menjadi rencana yang hebat, dan di situlah Dewan Perdamaian benar-benar dimulai," kata Trump.

Mandat Awal di Gaza, Bisa Diperluas ke Krisis Global Lain

Trump menegaskan bahwa meski saat ini fokus utama Dewan Perdamaian adalah Gaza, mandatnya dapat diperluas ke isu-isu global lainnya seiring keberhasilan misi awal.

"Saya pikir kita dapat memperluasnya ke hal-hal lain seiring keberhasilan kita di Gaza," ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kerja sama dengan PBB akan dimulai setelah struktur organisasi Dewan Perdamaian terbentuk sepenuhnya.

"Setelah dewan ini sepenuhnya terbentuk, kita dapat melakukan hampir semua yang ingin kita lakukan, dan kita akan melakukannya bersama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa," ujar Trump.

Rincian Mandat Belum Diumumkan, Ruang Lingkup Masih Dipertanyakan

Sejumlah perwakilan negara telah menandatangani dokumen pendirian Dewan Perdamaian dalam forum tersebut, namun hingga kini rincian resmi mengenai mandat dan piagam organisasi itu belum diumumkan.

Pernyataan Trump mengindikasikan bahwa Dewan Perdamaian akan memiliki peran strategis dalam menangani isu-isu global di luar Gaza, meskipun pertanyaan mengenai batas kewenangan dan struktur hukum masih mengemuka.

Trump juga mengkritik kinerja PBB yang dinilai belum mampu memaksimalkan potensi yang dimilikinya dalam merespons krisis internasional.

"Ada potensi luar biasa dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Saya pikir kombinasi Dewan Perdamaian dengan orang-orang seperti yang kita miliki di sini, ditambah dengan PBB, dapat menjadi sesuatu yang sangat, sangat unik bagi dunia," tutur Trump.

Penulis :
Aditya Yohan