HOME  ⁄  Geopolitik

Donald Trump: Armada Besar AS Bergerak ke Iran, Siap Bor Minyak di Venezuela

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Donald Trump: Armada Besar AS Bergerak ke Iran, Siap Bor Minyak di Venezuela
Foto: (Sumber: Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ANTARA/Xinhua/Hu Yousong/aa.)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa kekuatan militer besar tengah bergerak menuju Iran sebagai langkah antisipasi, sambil menegaskan bahwa Amerika Serikat terus mengawasi situasi di wilayah tersebut dengan sangat cermat.

“Kami memiliki banyak kapal yang menuju ke arah itu, untuk berjaga-jaga. Kami memiliki armada besar (yang menuju) ke arah itu, dan kita akan lihat apa yang terjadi,” ujar Trump kepada wartawan di atas pesawat Air Force One dalam perjalanan dari Davos, Swiss ke Washington, DC, pada Kamis, 22 Januari 2026.

Trump menambahkan bahwa meskipun kekuatan militer dikerahkan, dirinya berharap situasi tidak berkembang ke arah yang lebih serius.

“Kami memiliki kekuatan besar yang menuju ke Iran. Saya lebih suka tidak melihat sesuatu terjadi,” tegasnya.

AS Siapkan Armada Militer, Pantau Ketat Situasi Iran

Trump menegaskan bahwa pengerahan armada ke kawasan sekitar Iran bersifat preventif dan sebagai bentuk kesiapsiagaan.

“Kami memiliki armada. Kami memiliki armada besar yang menuju ke arah itu, dan mungkin kami tidak perlu menggunakannya. Kita lihat perkembangannya,” jelas Trump.

Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, yang belakangan menjadi sorotan utama berbagai pihak internasional.

Perusahaan Minyak AS Akan Bor di Venezuela

Dalam pernyataan terpisah, Trump juga menyampaikan bahwa perusahaan-perusahaan minyak Amerika Serikat akan segera memulai aktivitas pengeboran minyak di Venezuela.

“Kita akan segera mulai mengebor,” ujarnya, tanpa merinci waktu pelaksanaan atau nama perusahaan yang terlibat.

Trump menambahkan bahwa AS memiliki perusahaan-perusahaan energi terbesar di dunia yang saat ini sedang dalam proses negosiasi.

“Kita akan memilikinya, dan mereka akan masuk. Mereka semua sedang bernegosiasi saat ini,” ungkapnya.

Penulis :
Aditya Yohan