Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Selidiki Dugaan Keterlibatan Intelijen Asing di Balik Kerusuhan Protes Akhir 2025

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Iran Selidiki Dugaan Keterlibatan Intelijen Asing di Balik Kerusuhan Protes Akhir 2025
Foto: (Sumber: Kendaraan-kendaraan yang rusak selama kerusuhan baru-baru ini terlihat di Teheran, Iran pada 21 Januari 2026. (Xinhua/Shadati).)

Pantau - Iran sedang menyelidiki dugaan keterlibatan badan intelijen asing dalam gelombang kerusuhan dan aksi protes yang meluas di sejumlah kota baru-baru ini.

Penyelidikan tersebut tidak hanya menyoroti Dinas Intelijen Rahasia Israel Mossad, tetapi juga mencakup badan intelijen asing lainnya.

Seorang pejabat senior Iran menyatakan puluhan orang yang memiliki kontak langsung dengan Mossad telah ditangkap aparat keamanan.

Pejabat senior Iran menegaskan kerusuhan tersebut merupakan operasi intelijen yang didukung pihak asing dan pernyataan itu disampaikan kepada wartawan pada Jumat dengan syarat anonim.

Penegakan Keamanan dan Langkah Aparat

Iran tengah menyelidiki sejauh mana keterlibatan badan intelijen asing lainnya di balik operasi teroris intelijen yang didukung Mossad dan pihak asing di dalam negeri.

Pada Senin, Kepala Keamanan Iran Ahmad Reza Radan menyatakan situasi keamanan di sejumlah kota telah kembali terkendali.

Ahmad Reza Radan menegaskan aparat penegak hukum akan terus bertindak untuk menangkap pihak-pihak yang terlibat dalam aksi kriminal selama protes berlangsung.

Otoritas Iran menyatakan situasi keamanan nasional telah berhasil dikendalikan.

Latar Belakang Protes dan Dampaknya

Protes di Iran meletus pada akhir Desember 2025 akibat kekhawatiran masyarakat terhadap meningkatnya inflasi.

Inflasi tersebut dipengaruhi oleh melemahnya nilai mata uang lokal rial Iran dalam beberapa waktu terakhir.

Di sejumlah kota, aksi protes berubah menjadi bentrokan antara demonstran dan aparat kepolisian.

Para demonstran dilaporkan meneriakkan slogan-slogan yang mengkritik pemerintah.

Terdapat laporan korban jiwa dari kalangan pasukan keamanan maupun demonstran selama bentrokan berlangsung.

Penulis :
Ahmad Yusuf