
Pantau - Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Senin menyatakan bahwa negosiasi Jenewa mengenai Ukraina akan mencakup spektrum pembahasan yang lebih luas dibandingkan putaran sebelumnya di Abu Dhabi, termasuk isu-isu kunci terkait wilayah.
Peskov menjelaskan bahwa pembahasan isu wilayah memerlukan kehadiran kepala delegasi Rusia yang sebelumnya tidak hadir dalam pembicaraan di Uni Emirat Arab.
Ia mengatakan, “Pertemuan kali ini dimaksudkan untuk membahas spektrum pertanyaan yang lebih luas, termasuk, sebenarnya, isu-isu utama yang menyangkut wilayah dan segala hal lainnya. Ini terkait dengan kebutuhan kami. Di sini kami membutuhkan kehadiran kepala negosiator, yaitu Vladimir Medinsky,” dalam konferensi pers di Moskow.
Peskov memastikan bahwa Vladimir Medinsky tetap memimpin delegasi negosiasi Rusia terkait Ukraina.
Untuk mendukung agenda tersebut, Rusia akan memperluas komposisi delegasi dalam perundingan Jenewa.
Peskov menegaskan, “Delegasi memang akan diperluas kali ini. Selain Medinsky, akan ada juga Wakil Menteri Luar Negeri Mikhail Galuzin dan pejabat lainnya,”.
Wakil Menteri Luar Negeri Mikhail Galuzin serta Kepala Direktorat Intelijen Utama Staf Umum Igor Kostyukov akan bergabung dalam tim delegasi.
Utusan presiden Kirill Dmitriev juga akan ikut serta dalam negosiasi di Jenewa.
Kirill Dmitriev akan bekerja secara terpisah dalam kelompok kerja sama ekonomi dengan Amerika Serikat.
Ketika ditanya alasan Vladimir Medinsky tidak berpartisipasi dalam putaran sebelumnya di Abu Dhabi, Peskov menyebut hal itu karena “mereka secara khusus fokus pada masalah keamanan.”.
Presiden Vladimir Putin disebut terus berkomunikasi dengan para negosiator terkait penyelesaian konflik Ukraina dan memberikan instruksi terperinci sebelum keberangkatan mereka.
Putaran awal konsultasi keamanan trilateral antara Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat telah digelar pada 23–24 Januari di Abu Dhabi.
- Penulis :
- Aditya Yohan







