Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Kim Jong Un Ikut Mencoblos dalam Pemilu Parlemen Korea Utara, Partisipasi Pemilih Diklaim Capai 99,99 Persen

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Kim Jong Un Ikut Mencoblos dalam Pemilu Parlemen Korea Utara, Partisipasi Pemilih Diklaim Capai 99,99 Persen
Foto: Arsip foto - Kim Jong Un, Sekretaris Jenderal Partai Buruh Korea (WPK) dan Presiden Urusan Negara Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK), menyampaikan pidato pada pertemuan peringatan besar untuk merayakan ulang tahun ke-80 berdirinya WPK di Stadion May Day, Pyongyang 9/10/2025 (sumber: Xinhua/Huang Jingwen)

Pantau - Korea Utara menggelar pemilihan umum nasional untuk memilih anggota Majelis Rakyat Tertinggi pada Minggu, 15 Maret 2026, yang menjadi pemilu pertama sejak Maret 2019.

Pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un turut memberikan suara dalam pemungutan suara tersebut di tambang batu bara Chonsong Youth Coal yang berada di Kota Sunchon, Provinsi Pyongan Selatan.

Menurut kantor berita resmi Korean Central News Agency (KCNA), tingkat partisipasi pemilih dalam pemilu tersebut mencapai 99,99 persen.

Pemungutan suara dilaporkan berlangsung hingga pukul 18.00 waktu setempat.

Pemilu Digelar untuk Memilih Anggota Majelis Rakyat Tertinggi

Pemilu tersebut diselenggarakan untuk memilih anggota parlemen dalam Majelis Rakyat Tertinggi Korea Utara.

Masa jabatan anggota Majelis Rakyat Tertinggi sebelumnya sebenarnya dijadwalkan berakhir pada tahun 2024.

Namun sejumlah pengamat menilai masa jabatan tersebut kemungkinan diperpanjang.

Perpanjangan tersebut dikaitkan dengan penyelenggaraan kongres partai penguasa yang digelar pada bulan sebelumnya.

Kongres partai penguasa di Korea Utara diketahui diselenggarakan setiap lima tahun sekali.

Lokasi Pemungutan Suara Tekankan Peran Industri Batu Bara

Pemilihan lokasi pemungutan suara Kim Jong Un di tambang batu bara dilakukan untuk menekankan pentingnya industri batu bara bagi perekonomian negara.

Dalam pidatonya kepada para pekerja tambang, Kim Jong Un menekankan peran strategis komoditas tersebut bagi pembangunan ekonomi Korea Utara.

"Batu bara, seperti sebelumnya, adalah makanan bagi industri kita dan menjadi kekuatan pendorong bagi pembangunan ekonomi mandiri", ungkap Kim Jong Un.

Dalam kongres partai penguasa sebelumnya juga dilakukan perombakan terhadap sejumlah pejabat senior.

Sejumlah anggota lama digantikan oleh tokoh-tokoh yang lebih muda.

Karena adanya perubahan dalam kepengurusan partai tersebut, pemilu ke-15 anggota parlemen diperkirakan akan menghadirkan lebih banyak anggota muda di parlemen Korea Utara.

Penulis :
Shila Glorya