
Pantau - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meninjau kesiapan pelayanan angkutan mudik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, pada Senin, 16 Maret 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas serta kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Sebelum meninjau terminal, Djamari terlebih dahulu mengunjungi Stasiun Gambir untuk mengecek pelayanan transportasi kereta api bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
"Hari ini saya datang mengunjungi yang pertama ke Stasiun Gambir untuk melihat bagaimana pelayanan kereta api terhadap masyarakat yang akan pulang mudik. Yang kedua ke Terminal Kampung Rambutan. Saya ingin memeriksa kesiapan kita di setiap perencanaan dan sudah memadai," kata Djamari.
Tinjau Fasilitas dan Dialog dengan Petugas
Selama berada di Terminal Kampung Rambutan, Djamari berdialog dengan sejumlah petugas serta memantau langsung aktivitas para pemudik yang berada di area terminal.
Ia juga meninjau berbagai fasilitas yang disediakan bagi penumpang, di antaranya posko kesehatan, pos keamanan, ruang tunggu pemudik, serta ruang buku cerita gratis yang disiapkan bagi anak-anak.
Berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan, ia menilai pelayanan bagi para pemudik yang berangkat melalui Terminal Kampung Rambutan telah mengalami peningkatan dan berjalan jauh lebih baik.
Djamari menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai persiapan sejak awal bulan Ramadhan untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran.
"Sejak awal bulan puasa kita sudah merencanakannya dan memonitor semuanya. Dan nyatanya memang sudah memadai, sangat memadai," paparnya.
Jumlah Pemudik Terus Meningkat
Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan dalam beberapa hari terakhir mengalami peningkatan.
Pada 11 Maret tercatat sebanyak 587 penumpang berangkat menggunakan 68 bus.
Pada 12 Maret jumlahnya meningkat menjadi 700 penumpang dengan 81 bus.
Pada 13 Maret terjadi lonjakan signifikan dengan 1.694 penumpang yang diberangkatkan menggunakan 147 bus.
Pada 14 Maret jumlah penumpang kembali meningkat menjadi 2.303 orang dengan 154 bus yang beroperasi.
Pada 15 Maret jumlah penumpang tercatat sudah mencapai sekitar 2.756 orang.
Djamari menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang bekerja di Terminal Kampung Rambutan atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat selama masa arus mudik.
Ia menilai keberhasilan pelayanan mudik tidak hanya bergantung pada kesiapan petugas dan fasilitas yang tersedia, tetapi juga membutuhkan peran serta masyarakat dalam menjaga ketertiban di area terminal.
"Tidak mungkin pelayanan yang baik tidak disertai tanggung jawab dari masyarakat. Itulah yang terjadi sehingga pelayanan semakin baik," ucap Djamari.
Pemerintah terus melakukan berbagai perbaikan setiap tahun guna meningkatkan kualitas pelayanan transportasi selama masa mudik Lebaran.
Perbaikan tersebut meliputi pengelolaan terminal, peningkatan sistem pelayanan, serta kesiapan armada bus yang digunakan untuk mengangkut para pemudik.
"Pelayanan mudik dibanding tahun lalu tentu lebih baik, karena setiap tahun kita melakukan upaya perbaikan," ujarnya.
Di akhir kunjungannya, Djamari mengingatkan para pemudik agar memperhatikan jadwal keberangkatan dan datang lebih awal ke terminal agar tidak tertinggal bus.
Pemerintah juga akan terus melakukan pemantauan di berbagai titik transportasi seperti terminal, stasiun, dan pelabuhan selama masa arus mudik maupun arus balik Lebaran.
Pemantauan tersebut bertujuan untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan nyaman hingga tiba di kampung halaman.
Dengan meningkatnya jumlah pemudik, pengelola Terminal Kampung Rambutan memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan lancar.
Upaya tersebut mencakup pengaturan keberangkatan bus secara tertib serta menjaga kenyamanan penumpang di area terminal selama masa arus mudik.
- Penulis :
- Arian Mesa








