HOME  ⁄  Hukum

NU Jatim: Ketimbang Urus Rocky Gerung, Lebih Baik Urus Kasus Korupsi

Oleh Aditya Andreas
SHARE   :

NU Jatim: Ketimbang Urus Rocky Gerung, Lebih Baik Urus Kasus Korupsi
Foto: Rocky Gerung.

Pantau - Petinggi PWNU Jawa Timur meminta aparat penegak hukum mengurus kasus-kasus besar ketimbang hal yang remeh-temeh seperti kasus Rocky Gerung.

Wakil Ketua PWNU Jatim, Abdussalam Shohib menilai, semestinya aparat lebih fokus mengurusi kasus korupsi yang merugikan negara dan masyarakat.

"Sebaiknya penyelenggara negara fokus menangani kasus-kasus hukum yang besar lebih dulu. Misalnya kasus korupsi yang telah menyandera Indonesia, kemiskinan dan ketidakadilan yang menghambat proses kemajuan bangsa," kata pria yang akrab disapa Gus Salam ini.

Gus Salam berpendapat, kasus Rocky Gerung seharusnya tak perlu dilaporkan ke polisi. Baginya, pernyataan Rocky yang jadi polemik itu tidak akan menjatuhkan marwah Jokowi sebagai individu maupun kepala negara.

Ia pun mengajak semua pihak untuk kembali belajar dan mengingat nilai-nilai yang diajarkan oleh Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

"Mari kita belajar dari Gus Dur yang terbiasa merayakan perbedaan pendapat, kritik bahkan hinaan dengan tetap tenang tanpa sedikitpun niatan untuk melaporkan pihak-pihak yang berbeda dengan beliau," ucapnya.

Saat ini, Bareskrim Polri sedang menangani 13 laporan dan dua aduan terkait pernyataan 'bajingan tolol' yang diucapkan Rocky Gerung.

Para pelapor merasa Rocky Gerung telah menghina Presiden Joko Widodo. Atas dasar itu, laporan diajukan ke kepolisian agar Rocky diproses hukum.

Sejauh ini Rocky juga telah meminta maaf karena telah membuat kegaduhan serta perselisihan antara kelompok yang pro dan yang kontra atas ucapannya.

Presiden Jokowi pun sudah angkat suara. Dia menganggap kritikan Rocky Gerung adalah hal yang sepele.

Penulis :
Aditya Andreas