
Pantau - Satu jasad korban banjir bandang ditemukan di Kampung Tanjung, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Kamis sore.
Jasad tersebut ditemukan saat alat berat ekskavator melakukan pembersihan material sisa banjir bandang.
Kapolsek Palembayan, AKP Alwizi Syafriadi, menyatakan bahwa jasad ditemukan dalam kondisi tidak utuh, tanpa kedua kaki.
"Jasad korban langsung dibawa ke RSUD Lubuk Basung guna identifikasi," ungkapnya.
Penemuan terjadi pada Kamis (1/1) sekitar pukul 18.00 WIB saat proses pembersihan material oleh ekskavator.
Jasad ditemukan di dalam tumpukan material dan langsung dievakuasi oleh tim gabungan.
Pencarian Sisa Tubuh Dihentikan, Korban Diduga Akibat Banjir Bandang November 2025
Pencarian sisa bagian tubuh korban dilakukan oleh personel Brimob Polda Sumbar, personel Polsek Palembayan, dan masyarakat setempat.
"Sisa tubuh korban tersebut tidak ditemukan dan pencarian dihentikan sampai pukul 18.30 WIB," ujar AKP Alwizi.
Lokasi penemuan merupakan wilayah yang terdampak banjir bandang pada 27 November 2025.
Sebelumnya, tim gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, relawan, dan unsur lainnya telah melakukan pencarian korban di lokasi tersebut.
"Pencarian korban banjir bandang dihentikan pada Senin (22/12) berdasarkan persetujuan pihak keluarga," jelasnya.
Banjir bandang terjadi akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut.
Sebanyak 136 orang dilaporkan meninggal dunia di Kecamatan Palembayan, tersebar di Nagari Salareh Aia, Salareh Aia Timur, dan Tigo Koto Silungkang.
Hingga kini, 32 orang masih dinyatakan hilang dan ratusan rumah mengalami kerusakan akibat bencana alam tersebut.
- Penulis :
- Gerry Eka








