
Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) melakukan pengerukan endapan lumpur di 11 aliran kali besar sebagai langkah antisipasi banjir yang kerap terjadi di musim hujan.
Kepala Sudin SDA Jakarta Barat, Purwanti, menyampaikan bahwa pengerukan dilakukan di Kali Semongol, Kali Pesanggrahan, Kali Sekretaris, Kali Cibubur, Kali Sepak, PHB Copylas, Kali Maja, Kali Mookervart (di Kalideres dan Cengkareng), PHB Taman Palem, dan PHB Wali Kota.
"Ada 11 kali yang sedang kita keruk, yaitu Kali Semongol, Kali Pesanggrahan, Kali Sekretaris, Kali Cibubur, Kali Sepak, PHB Copylas, Kali Maja, Kali Mookervart (di Kalideres dan Cengkareng), PHB Taman Palem, dan PHB Wali Kota," ungkapnya pada Senin, di Jakarta.
Pengerukan ini bertujuan agar saluran air dapat menampung lebih banyak debit air dan genangan bisa mengalir tanpa hambatan.
Pemetaan Titik Rawan Banjir
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya telah memetakan sejumlah titik rawan banjir di wilayahnya.
"Di mana area-area yang potensi terjadi banjir dan genangan kita sudah petakan," ia mengungkapkan pada 23 Desember 2025.
Wilayah rawan banjir tersebut meliputi Kapuk, Rawa Buaya, lampu merah Kembangan, Jalan Arjuna Utara, Duri Kepa, serta beberapa wilayah lainnya.
Upaya Pencegahan Banjir Terus Dilakukan
Langkah pengerukan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Jakarta Barat dalam mengantisipasi potensi banjir saat musim hujan.
Selain pengerukan, koordinasi lintas dinas dan peningkatan infrastruktur drainase juga terus dioptimalkan sebagai bagian dari strategi jangka panjang pengendalian banjir.
- Penulis :
- Arian Mesa








