
Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah jumlah sekolah swasta yang masuk program sekolah swasta gratis pada 2026 dari 40 sekolah menjadi 100 sekolah.
Kebijakan tersebut disampaikan Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania di Balai Kota Jakarta.
Atika menegaskan program sekolah swasta gratis tidak dikurangi, melainkan ditambah sesuai kemampuan keuangan daerah.
Pemprov DKI berupaya menambah jumlah sekolah swasta gratis secara bertahap setiap tahun.
Pada 2025, program sekolah swasta gratis diuji coba di 40 sekolah swasta.
Uji coba tersebut mencakup 4.932 siswa dari 142 rombongan belajar dengan sasaran kelas awal atau angkatan baru.
Target Direvisi Akibat Pemangkasan Anggaran
Meski jumlah sekolah swasta gratis bertambah, target penambahan sekolah pada 2026 mengalami penurunan dibanding rencana awal.
Sebelumnya, pada Agustus 2025, Pemprov DKI menargetkan program sekolah swasta gratis menjangkau 258 sekolah.
Target tersebut kemudian direvisi menjadi 100 sekolah swasta gratis.
Penurunan target disebabkan pemangkasan dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat.
Pemangkasan tersebut mencakup dana bagi hasil sebesar Rp15 triliun.
Akibat pengurangan dana transfer, APBD DKI Jakarta 2026 turun dari rencana Rp95 triliun menjadi Rp81,3 triliun.
Kondisi ini memaksa Pemprov DKI melakukan rasionalisasi anggaran di sejumlah program.
Atika menyatakan pengurangan target sekolah gratis dipengaruhi langsung oleh penurunan pendapatan dari dana bagi hasil.
DPRD Dorong Perluasan Program
Sebelumnya, Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI tidak mengurangi jumlah sekolah swasta gratis.
DPRD bahkan merekomendasikan agar jumlah sekolah swasta gratis ditingkatkan.
Anggota Banggar DPRD DKI Jakarta Ramli Muhamad menyebut target awal 2026 di Komisi E adalah 258 sekolah.
Namun, jumlah sekolah swasta gratis yang disetujui hanya sekitar 105 sekolah.
Ramli menilai program sekolah swasta gratis penting untuk memperluas akses pendidikan berkualitas.
Program tersebut dinilai membantu anak-anak yang belum tertampung di sekolah negeri.
DPRD meminta Dinas Pendidikan dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah mencari sumber pendanaan tambahan.
DPRD juga mendorong perluasan program sekolah swasta gratis dari sekitar 105 sekolah menjadi 258 sekolah.
- Penulis :
- Aditya Yohan







