
Pantau - Sejumlah warga yang menempati hunian sementara (huntara) Danantara di Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mulai membersihkan pekarangan dan bergotong royong menjelang bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Selasa, 17 Februari 2026 pukul 15.35 WIB.
Kegiatan tersebut dilakukan para penghuni huntara sebagai persiapan menyambut bulan puasa meskipun mereka masih tinggal di hunian sementara pascabanjir bandang galodo yang meratakan rumah-rumah warga pada akhir 2025.
Salah seorang penghuni huntara Danantara, Suharmi (70), terlihat membersihkan pekarangan huntara setelah mengikuti kegiatan gotong royong di musala.
"Tadi awalnya kami gotong royong dulu di mushalla, selepas itu saya melanjutkan pembersihan pekarangan huntara karena sebentar lagi kita akan puasa," ungkapnya di Kabupaten Agam, Selasa.
Suharmi kini menempati huntara bersama dua anaknya dan menyebutkan bahwa bergotong royong serta membersihkan pekarangan rumah sudah menjadi kebiasaan warga di selingkaran Danau Maninjau untuk menyambut Ramadhan.
Meskipun harus menjalani Ramadhan di huntara, hal tersebut tidak mengurangi rasa syukurnya dalam menyambut datangnya bulan puasa.
Gotong Royong Pascabanjir Galodo
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Suharmi bersama puluhan kepala keluarga lainnya kini bergotong royong dan membersihkan pekarangan di huntara menyusul banjir bandang galodo yang terjadi pada akhir 2025.
Para warga mulai menempati huntara Danantara sejak Sabtu, 14 Februari 2026 sebagai tempat tinggal sementara setelah rumah mereka terdampak bencana.
Timbun Jalan Becek Jelang Puasa
Penghuni huntara lainnya, Ida Fitri (24), bersama kerabatnya turut menimbun jalan masuk ke huntara yang becek akibat hujan deras beberapa hari terakhir.
"Saya bersama saudara menimbun beberapa jalan yang becek karena kemarin itu sempat hujan deras," ujar dia.
Ida bersama penghuni huntara lainnya mulai menempati huntara Danantara pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Untuk menjalankan berbagai ibadah selama puasa termasuk salat tarawih, warga huntara akan melaksanakannya di musala terdekat yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi huntara.
- Penulis :
- Arian Mesa








