
Pantau - Palang Merah Indonesia (PMI) menyiagakan 6.905 personel untuk melayani arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 di berbagai wilayah Indonesia.
PMI juga menyiapkan 456 Pos Siaga Lebaran yang tersebar di 24 provinsi untuk membantu para pemudik serta masyarakat yang melakukan perjalanan selama periode Lebaran.
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menyatakan, "Pos siaga ini beroperasi selama H-7 hingga H+7 Lebaran untuk membantu pemudik dan masyarakat yang melakukan perjalanan."
Ratusan Pos Siaga dan Armada Ambulans Disiapkan
PMI menempatkan berbagai fasilitas pendukung di titik-titik strategis guna memastikan keselamatan serta kesehatan masyarakat selama perjalanan mudik.
Fasilitas yang disiapkan meliputi 377 armada ambulans dan mobil jenazah untuk mendukung pelayanan kemanusiaan di lapangan.
Jusuf Kalla menyampaikan, "PMI ingin memastikan para pemudik tidak sendirian di perjalanan. Jika terjadi keadaan darurat, relawan PMI siap memberikan pertolongan pertama, layanan ambulans, hingga rujukan medis di Pos Siaga Lebaran yang kami dirikan di berbagai jalur mudik."
Layanan Kesehatan dan Bantuan Kemanusiaan untuk Pemudik
Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial PMI Pusat Fachmi Idris menjelaskan bahwa Pos Siaga Lebaran PMI ditempatkan di sejumlah lokasi strategis yang akan dilewati para pemudik.
Fachmi Idris mengatakan, "Pos Siaga Lebaran PMI didirikan di berbagai lokasi strategis yang menjadi titik konsentrasi pemudik, seperti jalur Pantura, jalur Trans Jawa, terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan penyeberangan, bandara, kawasan wisata, serta titik rawan kecelakaan dan kemacetan."
Layanan yang disediakan di Pos Siaga Lebaran meliputi pertolongan pertama bagi korban kecelakaan lalu lintas maupun kondisi medis darurat.
PMI juga menyediakan layanan ambulans dan evakuasi medis untuk merujuk pasien ke fasilitas kesehatan terdekat.
Pos Siaga Lebaran menyediakan pemeriksaan kesehatan dasar seperti pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kondisi umum, serta konsultasi kesehatan ringan bagi para pemudik.
Selain layanan kesehatan, PMI juga mendistribusikan air minum kepada para pemudik yang melintas.
Dalam pelaksanaan layanan tersebut, PMI bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Dinas Kesehatan, rumah sakit, TNI, Polri, Dinas Perhubungan, BPBD, Pelindo, Angkasa Pura, Basarnas, RAPI, Orari, Dinas Pariwisata, serta Pramuka.
PMI juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar menjaga kesehatan selama perjalanan.
PMI mengingatkan para pemudik untuk beristirahat secara berkala selama perjalanan agar tetap dalam kondisi sehat dan aman.
PMI juga menganjurkan masyarakat memanfaatkan Pos Siaga Lebaran PMI apabila membutuhkan bantuan medis maupun bantuan kemanusiaan.
PMI menyampaikan, “Pemudik juga dapat menggunakan aplikasi mobile Pertolongan Pertama Palang Merah yang dapat diunduh di Google play store.”
- Penulis :
- Arian Mesa








