Pantau Flash
Satgas Laporkan 5.910.921 Jiwa Warga Indonesia Telah Mendapatkan Vaksinasi Lengkap
Polisi Libatkan Interpol Buru Pria Mengaku Nabi ke-26
Kanada Kembali Laporkan Kasus Pembekuan Darah Akibat Vaksin AstraZeneca
Penerima Vaksin COVID-19 Bertambah 95.060 Menjadi Total 10.801.244 Orang
Fly Over Cakung Bakal Uji Coba Perdana pada 19 hingga 21 April

Innalillahi, Mantan Kades di NTT Hilang Terseret Banjir Bandang Bersama Mobilnya

Innalillahi, Mantan Kades di NTT Hilang Terseret Banjir Bandang Bersama Mobilnya Tim SAR gabungan menemukan mobil Mujiburahman (47), mantan Kades Batu Tering yang hilang terseret banjir di sungai Desa Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, NTB, Selasa (23/2/2021). ANTARA/HO/Basarnas

Pantau.com - Mantan Kepala Desa (Kades) Batu Tering, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Mujiburahman (47) dilaporkan hilang terseret banjir bandang bersama mobilnya, Selasa (23/2/2021), sekitar pukul 17.00 Wita.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram Nanang Sigit PH, membenarkan kejadian tersebut.

"Kami menerima laporan dari Kades Batu Tering, terkait musibah tersebut pada pukul 17.25 Wita," katanya.

Baca juga: Saat Banjir di Jakarta Menjadi Sorotan Dunia, Ini Kata Media Asing

Berdasarkan laporan dari Kades Batu Tering, Alwan, peristiwa berawal ketika korban pergi ke sawah dengan mengendarai mobil. Korban memarkir mobilnya di tengah sungai kering yang berada di dekat sawahnya.

Tiba-tiba hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Moyo Hulu, mengakibatkan sungai yang awalnya kering teraliri air hujan. Mengetahui hal tersebut, korban berusaha memindahkan mobilnya ke tempat yang aman.

Namun besarnya debit air menyebabkan korban terseret arus air beserta mobilnya. Kendaraan berhasil ditemukan di dekat Bendungan Batubulan dalam kondisi rusak parah, sedangkan pemiliknya masih dalam pencarian.

"Pencarian dilakukan dari titik awal korban terbawa banjir bandang hingga Dusun Sela, dengan cara menyusuri aliran sungai," ujar Nanang.

Kantor SAR Mataram menerjunkan tim rescue Pos SAR Sumbawa untuk melakukan pencarian.

Baca juga: BPBD Mencatat 5 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir di Jakarta

Hingga pukul 19.40 Wita, tim SAR gabungan dari Pos SAR Sumbawa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumbawa, TNI, polisi, masyarakat setempat dan unsur lainnya menghentikan sementara pencariannya dengan hasil nihil.

"Pencarian akan kembali dilanjutkan Rabu pagi (24/2)," kata Nanang.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: