Aplikasi Rukun Aplikasi Rukun
Pantau Flash
Kunjungi Tasta Tabanan Wildlife Park, Bamsoet Dukung Konservasi Flora Fauna
Ganggu Dominasi Duterte, Manny Pacquiao Akan Maju sebagai Capres Filipina
Deklarasikan Dukungan di Pilpres 2024, Sahabat Ganjar Siap Tempur di 17 Negara
Update COVID-19 Indonesia 19 September 2021, Kasus Aktif Turun 4.097, Sembuh Bertambah 6.186 Orang
Alhamdulillah Kabar Baik Lagi, Sebanyak 1.140.750 Dosis Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia

Mengerikan, Kasus Kematian Covid-19 Di Wilayah Ini Tinggi Namun Tidak Dilaporkan

Headline
Mengerikan, Kasus Kematian Covid-19 Di Wilayah Ini Tinggi Namun Tidak Dilaporkan Ilustrasi pemakaman dengan protap COVID-19. (Foto: Antara)

Pantau.comAngka kematian pasien COVID-19 di kota Sorong, Provinsi Papua Barat, cukup tinggi, namun tidak dilaporkan secara detail kepada Satgas Papua Barat untuk dimasukkan ke data nasional.

Dari penelusuran pada Selasa (27/7/2021), mendapatkan data pasien COVID-19 yang meninggal dunia sejak 15 - 25 Juli 2021 sebanyak 34 orang, namun belum dilaporkan kepada Satgas Papua Barat untuk dimasukkan ke dalam data nasional.

Data kematian pasien COVID-19 tersebut yakni 15 Juli 2021 sebanyak 3 orang meninggal dunia, 16 Juli sebanyak 3 orang, 17 Juli sebanyak 2 orang, 18 Juli sebanyak 2 orang, 19 Juli sebanyak 1 orang, dan 20 Juli sebanyak 4 orang.

Baca juga: Gubernur Khofifah Kena Teguran Keras Wapres Ma'ruf soal Penanganan Covid-19?

Selanjutnya pada 21 Juli 2021 sebanyak 3 orang meninggal dunia, 22 Juli sebanyak 2 orang, 23 Juli sebanyak 4 orang, 24 Juli sebanyak 4 orang, dan 25 Juli sebanyak 6 orang.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Papua Barat dokter Arnold Tiniap saat dikonfirmasi di Manokwari, Selasa (27/7/2021), mengatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan kematian pasien COVID-19 sebanyak itu dari Kota Sorong.

Dia mengatakan bahwa seharusnya Dinas Kesehatan Kota Sorong melaporkan data kematian pasien COVID-19 sedetail mungkin sesuai fakta lapangan tidak menutup-nutupi sehingga masyarakat tahu dan waspada.

Baca juga: Nah Lho Siap-siap Nih! Warga Tolak Vaksinasi Nggak Bakal Dapat Bansos di Wilayah Ini

"Data kematian harus dilaporkan secara benar sesuai dengan fakta agar masyarakat tahu dan waspada serta tidak menganggap COVID-19 ini hal yang biasa-biasa saja," ujarnya.

Selain itu, kata dia, data tersebut juga dapat dijadikan acuan dalam mengambil kebijakan penanganan COVID-19 di Papua Barat.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: