Pantau Flash
Tim SAR Kerahkan 4 Helikopter ke Paniai Evakuasi Heli PT NUH
Total Kasus Positif di Lingkungan KPK Mencapai 115 Orang
Pesawat Dabi Air Ditembaki di Bandara Bilogai Papua oleh KKB
Belum Bayar Utang ke Negara, Bambang Trihatmodjo Dicegah ke Luar Negeri
Ketua KPU RI Arief Budiman Positif COVID-19

Pasutri, Anak-Menantu hingga Cucu Positif COVID-19 Usai Tinggalkan Bengkulu

Pasutri, Anak-Menantu hingga Cucu Positif COVID-19 Usai Tinggalkan Bengkulu Ilustrasi COVID-19. (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Satu keluarga asal Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang merantau di Bengkulu dikonfirmasi positif tertular COVID-19 setelah beberapa hari berada di kampung halaman mereka di Guguk Tinggi, Kecamatan Ampekkoto, Agam.

"Satu keluarga ini terdiri dari suami istri, anak, menantu dan cucu. Kelima orang itu memiliki KTP Bengkulu," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Agam Khasman Zaini di Lubukbasung, Rabu (5/8/2020).

Baca juga: Uji Coba Vaksin COVID-19 di RI Digelar 11 Agustus 2020 di Bandung

Ia menuturkan, keluarga perantau asal Agam yang terdiri atas UK (77), IW (63), FY (46), RS (39), dan RJ (19) pulang kampung ke Guguk Tinggi di Kecamatan Ampekkoto dari Bengkulu beberapa hari lalu untuk melayat.

Setelah beberapa hari di rumah, UK sakit dan sempat dirawat di Rumah Sakit Ahmad Mukctar (RSAM) Kota Bukittinggi. Ia kemudian menjalani pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19. "Ternyata hasilnya positif dan langsung dirawat di RSAM Bukittinggi," kata Khasman.

Setelah UK dinyatakan positif COVID-19, ia melanjutkan, pemeriksaan dilakukan pada istri, anak, menantu, dan cucu UK. Mereka semua dikonfirmasi tertular virus korona dan dibawa ke RSAM Bukittinggi pada Senin malam untuk menjalani perawatan.

Baca juga: Satgas Soal Obat Hadi Pranoto: Jangan Sembarangan, Ini Menyangkut Nyawa

Pelacakan kasus kemudian dilakukan dengan pengambilan sampel usap lendir dari 27 warga Ampekkoto untuk diperiksa pada Selasa 4 Agustus pagi.

"Hasil akan keluar dua atau tiga hari lagi dan kita berharap hasilnya negatif," kata Khasman.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: