Pantau Flash
Kemenkes Catat 1,4 Juta Penduduk Indonesia Sudah Divaksin COVID-19
Bertambah 8.493, Total Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Kini 1.314.634
Buntut Penembakan TNI Cengkareng, Propam Polri Larang Polisi ke Kafe dan Minum Miras
Sebanyak 4.269 Pasien COVID-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet
Bripka CS Jadi Tersangka Penembakan Anggota TNI di Cengkareng

Sebuah SD di Aceh Hancur Diterjang Tanah Longsor

Headline
Sebuah SD di Aceh Hancur Diterjang Tanah Longsor Longsor di Kompleks SDN Pepelah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Ahad (17/1/2021) (Foto: Dok BPBD)

Pantau.com - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pepelah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh diterjang tanah longsor akibat tingginya curah hujan yang melanda daerah tersebut sejak beberapa hari terakhir.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah bencana alam ini, namun kondisi halaman sekolah rusak parah,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh Suhaidi, Minggu (17/1/2021).

Menurutnya, terjangan longsor tersebut diduga terjadi akibat adanya pergeseran tanah sehingga menyebabkan bagian turap (dinding penahan tanah) di halaman sekolah ikut rusak parah.

Baca juga: Mensos Risma Sebut Telah Beri Respons Cepat di Sumedang, Sulbar, dan Kalsel

Meski telah mengalami kerusakan, kata dia, namun sejumlah bangunan sekolah di kawasan tersebut tidak semuanya terdampak dan masih bisa digunakan untuk melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar.

Suhaidi juga menambahkan, selain melanda halaman sekolah, musibah terjangan longsor juga melanda ruas jalan di lintasan Blangkejeren Ibu Kota Kabupaten Gayo Lues-Aceh Tengah, tepatnya di kawasanm Desa (Kampung) Badak, Dusun Kacang Minyak, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues Aceh.

Akibat terjangan tersebut juga menyebabkan badan jalan di kawasan tersebut tertutup material longsor sepanjang 10 meter.

Baca juga: BNPB Sebut Total Penemuan Korban Jiwa Longsor Sumedang Berjumlah 28 orang

Guna mengatasi timbunan material longsor, sejumlah prajurit TNI dan masyarakat melakukan kegiatan gotong-royong untuk melakukan pembersihan badan jalan, sekaligus membuka akses jalan menggunakan peralatan seadanya seperti cangkul dan sekop.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan melintasi ruas jalan di Jalan lintas Blangkejeren - Pining Gayo Lues agar berhati-hati, karena masih rawan longsor,” demikian Suhaidi.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: