Pantau Flash
Perusahaan Asuransi Mendata Klaim Banjir Jakarta
Kapal Berkecepatan 40 Knot Disiagakan TNI di Pulau Sebaru Jaga WNI
Yasonna Sebut Telah Kantongi Nama Dirjen PAS Baru
Mahfud MD: Tidak Ada Kontradiksi Agama dan Pancasila!
Wakil Presiden Iran Masoumeh Ebtekar Positif Terinfeksi Korona

Dian Sastro Menerima Banyak Keluh Kesah Mengenai Anak Autis

Dian Sastro Menerima Banyak Keluh Kesah Mengenai Anak Autis Dian Sastrowardoyo. (Foto: Instagram/@therealdisastr)

Pantau.com - Dian Sastrowardoyo kini terbuka dengan perkembangan anaknya yang menyandang autisme, dia pun tidak malu untuk berbagi cerita mengenai terapi dan keseharian Shailendra Naryama Sastraguna Sutowo.

"Kenapa saya akhirnya open up mengenai ini? Karena saya tahu harus menerima dulu fakta tersebut, jadi stop denial dari situ kita akan terbuka dan dapat menerima berbagai informasi untuk langkah selanjutnya," ujar Dian dalam jumpa pers penggalangan dana untuk Sekolah Drisana, belum lama ini.

Baca juga: Ini Alasan Dian Sastro Akhirnya Ungkap ke Publik Punya Anak Autis

Pemain film 'Aruna dan Lidahnya' ini mengatakan sejak dirinya mulai terbuka soal sang anak, banyak yang bertanya perihal tempat terapi untuk anak penyandang autisme. Dia berpendapat bahwa sejauh ini banyak masyarakat yang belum mengerti tentang autisme dan cara penanganannya.

"Banyak yang merespon saya di sosial media, banyak yang berkeluh kesah. Ini seperti tentang knowledge bahwa anak-anak berkebutuhan khusus ada di sekitar kita. Ternyata 80 persen dari yang berkeluh kesah ke saya, rata-rata teman-teman saya sendiri dan keluarga saya sendiri yang saya juga baru tahu," kata bintang 'Ada Apa Dengan Cinta' itu.

"Semua pada nanya ke saya, pada nanya tentang terapinya, pada nanya terapinya di mana. Jarang banget ada orang yang tahu bahwa ada sekolah untuk anak autis di antara masyarakat dan tugas kita sekarang adalah memberitahu itu," lanjutnya.

Baca juga: Jadi Produser Film, Dian Sastro Tak Bisa Jual Nama Besarnya ke Investor

Dian berpesan agar para orangtua tidak perlu menutup mata atau malu jika memiliki anak autisme. Dengan terbuka, banyak hal yang bisa dilakukan dalam membantu sang anak agar bisa mandiri.

"Orang-orang yang punya kesulitan seperti ini harusnya jangan jadi bahan untuk malu. Jadi mendingan kita sama-sama memberikan seperti pertolongan yang tepat aja agar nanti mereka bisa mandiri, berdikari," jelas Dian.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Kontributor - RYN
Category
Ragam

Berita Terkait: