Pantau Flash
MUI Akan Gelar Ijtima 3000 Ulama di Bogor
BWF World Tour Finals 2019: The Daddies Raih Gelar Juara
BWF World Tour Finals 2019: Ginting Raih Runner-up
Tol Jakarta-Cikampek II Dibuka Minggu Pagi
Tekuk Chen Long, Anthony Ginting Tembus Final BWF World Tour Finals 2019

Ada Pejabat Tinggi Negara yang Disebut 'Bermain' di Munas Golkar

Ada Pejabat Tinggi Negara yang Disebut 'Bermain' di Munas Golkar Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Di tengah Rapimnas Partai Golkar santer terdengar kabar adanya oknum pejabat tinggi pemerintah ikut 'bermain' dalam Munas Golkar yang akan digelar awal Desember mendatang.

"Informasi ini beredar luas di kalangan pengurus DPP, DPD I provinsi, dan DPD II kabupaten/kota yang sedang menghadiri rapimnas," kata politikus Golkar Fadhly Alimin Hasyim di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Baca juga: Adu Karakteristik Kepemimpinan Airlangga vs Bamsoet Menuju Golkar 1

Bahkan, lanjut Fadhly, oknum pejabat tinggi itu juga disebut telah mengumpulkan kepala daerah dari Golkar di sebuah hotel mewah dekat Bundaran HI demi memenangkan calon ketua umum petahana dalam Munas Golkar.

"Kalau informasi ini benar, sebaiknya oknum pejabat tinggi tersebut fokus saja dengan segala tugas dan tanggung jawabnya dalam bidang pemerintahan, bukan malah cawe-cawe ikut dukung mendukung kandidat ketua umum yang merupakan koleganya sesama menteri," ujarnya.

Baca juga: Munas Golkar: Pertarungan Airlangga vs Bamsoet Diharapkan Tanpa Gejolak

Fadhly berharap oknum pejabat tinggi pemerintah itu mengklarifikasi informasi yang beredar supaya tidak terjadi perpecahan lagi di tubuh Golkar.

"Janganlah memperkeruh suasana menjelang Munas Golkar," ujar mantan Wasekjen DPP Golkar itu.

Fadhly mengatakan bahwa semua pihak harus netral. Ia tidak ingin terjadi perpecahan dalam tubuh Golkar.

"Cukuplah perpecahan terjadi saat Munas Bali dan Munas Ancol. Jangan sampai munas kali ini mengulang sejarah kelam," katanya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Nasional

Berita Terkait: