Pantau Flash
Produsen Korsel Sudah Incar Lokasi Untuk Pabrik Mobil Listrik di Karawang
The Daddies Melenggang ke Perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019
Ketua DPRD DKI: 31 Agustus Batas Terakhir Pemprov Urusi Pencari Suaka
Polri Klaim Situasi Papua Barat Kondusif
Kapolda: Kamtibmas Papua Sudah Kondusif dan Aman

Ajukan Praperadilan, Kuasa Hukum Bantah Eggi Sudjana Lakukan Makar

Headline
Ajukan Praperadilan, Kuasa Hukum Bantah Eggi Sudjana Lakukan Makar Kuasa Hukum Eggi Sudjana, Prita Romadoni Nasution (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia)

Pantau.com - Kuasa hukum Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana, Pitra Romadoni Nasution mengajukan praperadilan terkait penetapan status tersangka kliennya di kasus dugaan makar dan ujaran kebencian ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Dalam kasus ini Pitra mempertanyakan perubahan pasal yang disangkakan terhadap kliennya. Menurutnya, pihak penyidik Polda Metro Jaya terlalu cepat menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar.

"Karena kita ketahui bahwasanya laporan dari Suryanto tersebut yang menetapkan Eggi Sudjana bukanlah pasal makar, akan tetapi pasal 160 KUHP tentang menghasut atau penghasutan," jelas Pitra yang ditemui seusai mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019).

Baca juga: Ini Penjelasan Polisi Dasar Penetapan Eggi Sudjana Tersangka Makar 

Selain itu, Pitra juga mempertanyakan perubahan pasal yang disangkakan kepada Eggi yang sebelumnya 160 KUHP tentang penghasutan menjadi pasal 107 tentang makar.

"Konteksnya saja sudah berbeda. Kenapa sampai di kepolisian, setelah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, pasalnya berubah," Lanjut Pitra.

Pitra juga menjelaskan bahwa konteks people power yang dimaksud Eggi adalah protes terhadap kecurangan yang terjadi di KPU maupun Bawaslu, berupa unjuk rasa.

Baca juga: Suarakan People Power, Polisi Tetapkan Eggi Sudjana Tersangka Makar 

"Tidak ada satupun niat dia untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Ini kan unjuk rasa ke KPU dan Bawaslu, kecuali dia ke Istana Negara. Itu baru bermasalah," kata Pitra.

Selanjutnya, Eggi Sudjana akan kembali diundang untuk diperiksa sebagai tersangka pada hari Senin, 13 Mei 2019 mendatang.

Polisi menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka dengan Pasal 107 KUHP dan/atau Pasal 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan/atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946. 

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Category
Nasional

Berita Terkait: