Forgot Password Register

Headlines

Ini Penjelasan Polisi Dasar Penetapan Eggi Sudjana Tersangka Makar

Ini Penjelasan Polisi Dasar Penetapan Eggi Sudjana Tersangka Makar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (Foto:Pantau.com/Rizky Adytia)

Pantau.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan penetapan tersangka terhadap Eggi Sudjana dalam kasus makar atas seruan people power telah melewati proses hukum yang jelas.

Sebab, penetapan tersangka terhadap politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu setelah melewati serangkaian pemeriksaan saksi-saksi dan bukti yang telah dikumpulkan.

Baca juga: Suarakan People Power, Polisi Tetapkan Eggi Sudjana Tersangka Makar

"Penetapan tersangka itu berdasarkan bukti permulaan yakni pemeriksaan enam saksi, empat keterangan ahli, petunjuk barang bukti seperti video, dan pemberitaan di media online," ucap Argo di Polda Metro Jaya, Kamis, 9 Mei 2019.

Usai pengumpulan barang bukti dan keterangan para saksi, sambung Argo, penyidik kemudian melakukan gelar perkara. Dalam gelar perkara itulah, penyidik meningkatkan status Eggi Sudjana dari terlapor menjadi tersangka.

"Setelah dilakukan gelar perkara, penyidik memaparkan keterangan saksi, keterangan ahli dan barang bukti. Gelar perkara tersebut menyimpulkan bahwa untuk status saksi atau terlapor Eggi Sudjana dinaikkan menjadi tersangka," cetus Argo.

Sebelumnya diberitakan Caleg PDIP Dewi Tanjung melaporkan pengacara Eggi Sudjana ke Polda Metro Jaya terkait video ajakan people power. Eggi dilaporkan atas dugaan makar dan ujaran kebencian (hate speech).

Laporan Dewi diterima polisi dengan nomor LP/2424/IV/2019/PMJ/Ditreskrimum tanggal 24 April 2019 dengan tuduhan pemufakatan jahat atau makar dan dugaan melanggar UU ITE Pasal 107 KUHP juncto Pasal 87 KUHP atau Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Baca juga: Kuasa Hukum Eggi Sudjana Sebut Pelaporan People Power Terasa Janggal

Atas pernyataan itu, Eggi juga dilaporkan oleh Supriyanto, yang mengaku sebagai relawan dari Jokowi-Ma'ruf Center (Pro Jomac), ke Bareskrim Polri pada Jumat, 19 April 2019. Laporan Supriyanto teregister dengan nomor LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More