Pantau Flash
Ginting Raih Juara Indonesia Master 2020
Greysia Polii/Apriyani Rahayu Juara Indonesia Master 2020
Minions Pertahankan Gelar Juara Indonesia Master 2020
Serangan Militan Al-Houthi Pendukung Iran Tewaskan Puluhan Militer Yaman
Pangeran Harry dan Meghan Markle Akan Kehilangan Gelar Bangsawan

Bukannya Makin Langsing, Diet Tinggi Lemak Jenuh Malah Bikin Depresi

Bukannya Makin Langsing, Diet Tinggi Lemak Jenuh Malah Bikin Depresi Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Sebuah studi baru oleh tim peneliti dari University of Glasgow, Inggris, dan Gladstone Institutes, San Francisco mengungkapkan diet tinggi lemak jenuh bisa membuat depresi lebih mungkin terjadi.

Untuk sampai pada temuan itu, tim peneliti yang dipimpin Prof George Baillie, dari University of Glasgow melakukan studi pendahuluan. Mereka memberi makanan tinggi lemak, 60 persen lemak jenuh dan sisanya tak jenuh, pada tikus.

Asam palmitat lalu masuk ke daerah hipotalamus otak tikus. Tingginya asupan asam ini berhubungan mengubah jalur pensinyalan yang disebut cAMP / PKA, yang berhubungan dengan depresi.

Baca juga: Jangan Sembarangan Deh! Diet Karbohidrat Gak Buat Semua Orang

Jalur ini juga terlibat dalam banyak proses metabolisme, termasuk pensinyalan dopamin, yang pada gilirannya berkontribusi pada pengaturan emosi.

Menurut Baillie, asam lemak bisa secara langsung memodulasi jalur pensinyalan yang bertanggung jawab untuk perkembangan depresi.

Baca juga: Ini Kesalahan Diet yang Bikin Berat Badan Cepat Balik Lagi

Temuan ini menunjukkan masuknya asam lemak jenuh karena konsumsi diet tinggi lemak dapat mengubah pensinyalan dan mengembangkan fenotip depresi.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Rifeni
Category
Ragam

Berita Terkait: