Pantau Flash
Resmi! Timnas U-16 Indonesia Jadi Wakil Tunggal di Piala Asia U-16 2020
Total Sudah 9 Terduga Teroris Cilincing dan Tambun Diringkus Polisi
Rommy Bantah Bisa Intervensi Menteri Lukman Angkat Pejabat Kemenag
Malindo Air: Kebocoran Data Disebabkan Mantan Staf Perusahaan Kontraktor
Pimpinan DPR Temui Presiden Jokowi di Istana Bahas RKUHP

BUMN PNM Targetkan 6 Juta Nasabah hingga Akhir 2019

BUMN PNM Targetkan 6 Juta Nasabah hingga Akhir 2019 Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi (kiri) (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Permodalan Nasional Madani (PNM) menargetkan jumlah nasabah hingga akhir tahun 2019 mencapai 6 juta nasabah. Capaiannya berasal dari nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM).

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi mengatakan mulanya tak akan ekspansi pada jumlah nasabah namun lebih pada peningkatan nilai tambah namun setelah ditinjau ulang ia menargetkan jumlah nasabah. 

"Semula di awal tahun 2019 tidak akan ekspansif untuk jumlah nasabah, tapi menyasar kepada peningkatan nilai tambah di masyarakat," ujarnya saat ditemui di Kawasan Epicentrum Walk, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019).

Baca juga: Diancam Tarif Balasan 60 Miliar Dolar AS, Trump Ciut Nyali Hingga...

"Namun kami tinjau ulang dengan tetap menambah menjadi 6 juta nasabah di akhir tahun. Sama dengan 2018; dari 2 juta Desember 2017 menjadi 4 juta Desember 2018.," imbuhnya.

Arief menambahkan, penambahan ini juga diharapkan dapat membantu nasabah Mekaar dan Ulamm yang sebagain besar berasal dari para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Agar ibu prasejahtera yang melakukan usaha mendapatkan akses usaha yang lebih mudah kita tambah juga menjadi 2 juta," katanya. 

Baca juga: Rumah Menteri PUPR Kena Gusuran Tol Becakayu, Mahfud MD Ngetwit Begini

Ia juga mengungkapkan aset PNM juga telah mencapai Rp20,4 triliun dari Rp300 miliar yang berasal dari modal negara. 

"Aset PNM Rp20,4 triliun dari yang tadinya 2018 meningkat 128 persen, kantor layanan tersebar 2.400 kantor seluruh provinsi kecamatan. Itu satu kerja luar biasa 4,5 juta nasabah diberikan pinjaman dengan NPL (rasio kredit bermasalah) Mekar dibawa 1 persen," paparnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait: