Forgot Password Register

Headlines

Dalami Teknologi Blokchain, Kadin Edukasi Pengusaha Soal Bitcoin

Dalami Teknologi Blokchain, Kadin Edukasi Pengusaha Soal Bitcoin Ilustrasi (Pixabay)

Pantau.com - Kamar Dagang Industri (Kadin) mengedukasi para pelaku usaha terkait potensi penggunaan teknologi Blokchain di Indonesia sebagai teknologi masa depan dengan sistem kerja yang transparan, dan efisien.

Teknologi Blockchain telah digunakan terlebih dahulu pada uang elektronik Bitcoin, dimana penggunaannya dilarang di Indonesia. Terkait hal tersebut Anggota Kadin, Rudyan Kopot mengatakan untuk pembelajaran dinilai tidak masalah.

"Saya belajar juga belum tahu, kalau kita bilang (Bitcoin) itu tidak boleh, kita harus tahu kenapa enggak bolehnya gitu kan," ujarnya saat ditemui usai workshop di Shangri-La Hotel, Jakarta Pusat, Senin (8/10/2018).

Baca juga: Penampakan Underpass Tugu Ngurah Rai yang Habiskan Rp209 Miliar

Menurutnya, Blockchain sebagai teknologi dapat diadaptasi dan diterapkan dalam proses bisnis di berbagai sektor industri seperti sektor logistik dan rantai pasok, perbankan, perindustrian, pertanian, energi, e-commerce, trade finance, properti, konstruksi, pemerintahan dan lainnya.

"Ya saya sih lebih efisien, lebih secure, segala macam," katanya.

Forum ini adalah salah satu yang pertama di Indonesia, dengan fokus mengkaji potensi aplikasi blockchain bagi para pelaku industri dan perusahaan.

"(Tujuannya) ya Knowledge kan, kan di bagian negara ada yang menerapkan juga, ada Inggris ada Korea, ada di Amerika juga udah. Ada pemerintah nya yang udah nerima. Ada Singapura dan juga Thailand, kan kita harus belajar juga, tapi kan ini BI dan OJK lah yang nanti menentukan itu," katanya. 

Baca juga: Kemenhub akan Salip Kerja Menteri Basuki yang Tak Gunakan APBN

Teknologi Blockchain dinilai banyak digunakan karena dinilai inovatif dan transformatif, memahami aplikasinya dan bagaimana hal ini dapat berdampak pada bisnis, akan mengubah cara berpikir para pelaku bisnis di Indonesia tentang masa depan teknologi yang baik untuk diadaptasi, serta dapat membantu bisnis mempertahankan keunggulan kompetitifnya dalam lingkungan bisnis global. 

Kadin mengundang para pembicara dari dalam dan luar negeri diantaranya ilmuwan Blockchain, Blockchain Enthusiast, para pengusaha yang telah menggunakan Blockchain dari berbagai sektor, para pemangku kebijakan, pelaksana lapangan, dan instansi pemerintah. 

Dalam seminar itu akan dibahas mengenai bagaimana kondisi dan perkembangan blockchain di Indonesia, implementasi blockchain di berbagai sektor, besaran investasi yang dibutuhkan untuk mengembangkan teknologi blockchain, serta rekomendasi dari stakeholder untuk pengembangan blockchain di Indonesia.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More