Pantau Flash
KPK Kembali Agendakan Pemeriksaan Soekarwo Pekan Depan
Kantongi USD102 Miliar, Huawei Duduki Posisi 1 dari 500 Perusahaan China
Produsen Korsel Sudah Incar Lokasi Untuk Pabrik Mobil Listrik di Karawang
The Daddies Melenggang ke Perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019
Ketua DPRD DKI: 31 Agustus Batas Terakhir Pemprov Urusi Pencari Suaka

Di Tengah Goyangan Utang Negara, Jokowi Tegaskan Pentingnya Infrastruktur

Headline
Di Tengah Goyangan Utang Negara, Jokowi Tegaskan Pentingnya Infrastruktur Presiden Joko Widodo (Foto: Pantau.com/Lilis Varwati)

Pantau.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyampaikan pentingnya pembangunan infrastruktur di seluruh daerah di Indonesia. Hal itu tentu menjadi sikap Jokowi di tengah giyangan pembangunan infrastruktur yang dianggap membenani utang negara.

"Semuanya memerlukan infrastruktur karena infrastruktur menjadi prasyarat dan fondasi bagi kita yang ingin berkompetisi dengan negara lain," kata Jokowi dalam sambutannya dalam acara Deklarasi Alumni SMA Jakarta Bersatu di Istora Senayan, Jakarta.

Menurut mantan Wali Kota Solo dua periode tersebut, pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan, bandara, pembangkit tenaga listrik, jalan tol, hingga bendungan dilakukan untuk membangun daerah-daerah.

Baca juga: Kadin Sebut Tujuan Pembangunan Infrastruktur Belum Optimal, Nah Lho?

Ada 514 kabupaten dan kota dalam 34 provinsi yang memerlukan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan daya saing ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya.

"Memang kadang-kadang ada hal-hal yang pahit, memang ada hal yang sakit. Tapi percaya bahwa infrastruktur sangat penting bagi Indonesia sekarang," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi menilai pembangunan infrastruktur memberikan dampak positif kepada perekonomian Indonesia baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Selama empat tahun pemerintahan Jokowi-JK, telah dibangun jalan tol sepanjang 782 kilometer.

Baca juga: 'Ngoyo' Infrastruktur, Bankir: BUMN Sampai Berdarah-darah Cari Dana

Sementara itu, total target pembangunan jalan tol hingga akhir 2019 di Indonesia yakni 1.854 kilometer. Kemudian infrastruktur skala kecil juga dibangun oleh pemerintahan Kabinet Kerja salah satunya melalui program Dana Desa.

Dana desa hingga pada akhir 2018 juga dimanfaatkan untuk membangun 191 ribu kilometer jalan desa, 58 ribu unit irigasi, dan 6.900 pasar-pasar di sejumlah desa.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Ekonomi

Berita Terkait: