Forgot Password Register

Jadi Tersangka Kasus Suap Bupati Jepara, Hakim Lasito Resmi Diberhentikan Sementara

Jadi Tersangka Kasus Suap Bupati Jepara, Hakim Lasito Resmi Diberhentikan Sementara Ilustrasi kasus suap. (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Mahkamah Agung telah mengambil keputusan terkait masa depan dari salah seorang hakim berinisial LST (Lasito) yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh KPK. Keputusan itu yakni dengan memberhentikan sementara hakim tersebut.

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Mahkamah Agung, Abdullah mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah pihaknya menggelar rapat pimpinan untuk membahas permasalah tersebut.

"Keputusan pimpinan Mahkamah Agung terkait dengan hakim LST pada Pengadilan Semarang dan terkait dengan dugaan melakukan perbuatan tercela antara lain melakukan tindak pidana korupsi yang ditetapkan tersangka oleh KPK maka terhadap hakim LST tersebut diberhetnikan sementara sebagai hakim," jelas Abdullah di Kantor Mahkamah Agung, Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Baca juga: Menjadi Tersangka Kasus Suap Bupati Jepara, Hakim Lasito Segera Dinonaktifkan dari Jabatannya

Keputusan yang hanya memberhetikan sementara Hakim LST, kata Abdullah, lantaran pihak yang berhak memberhentikan secara permanen seorang hakim adalah presiden.

Sehingga, untuk pemberhetian terhadap hakim LST, lanjut Abdullah, pihaknya masih menunggu keputusan pengadilan dan pemberhentian dilakukan oleh presiden. "Pemberhentian tetap (terhadap hakim) dilakukan oleh presiden," singkat Abdullah.

Lebih lanjut, Abdullah juga menyebut bahwa pengambilan keputusan itu berdasarkan beberapa pertimbangan. Bahkan, ia juga mengaskan bahwa Mahkamah Agung mengutuk semua tindak pindana yang dilakukan oleh oknum-oknum Mahkama Agung.

"Mahkamah Agung mengutuk keras dan sampai alergi terhadap informasi apabila ada aparatur Mahkamah Agung yang tersangkut tindak pidana korupsi. Sebab, tidak hanya menjatuhkan citra wibawa Mahkamah Agung , dan juga citra Indonesia. Mahkamah Agung tidak memberikan toleransi apapun terhadap aparatur Mahkamah Agung yang tersangkut tindak pindana korupsi," papar Abdullah.

Diberitakan sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, bersama hakim pada Pengadilan Negeri Semarang, Lasito, sebagai tersangka kasus suap.

Baca juga: Terungkap! Ini Alasan Bupati Jepara Suap Hakim PN Semarang

Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat dan melakukan penyelidikan sejak November 2017, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup adanya dugaan tindak pidana korupsi memberikan hadiah atau janji kepada Hakim Tunggal Praperadilan di PN Semarang.

"Terkait putusan atas praperadilan kasus dugaan korupsi penggunaan dana bantuan partai politik dengan tersangka Bupati Jepara," tutur Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan,dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta.

Lasito selaku hakim pada Pengadilan Negeri Semarang diduga menerima hadiah atau janji dari Marzuqi.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More