Forgot Password Register

Prancis kepada Israel: Pertahankan Kesepakatan Nuklir Iran atau Perang Negara Kawasan

Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: Reuters/Christophe Petit Tesson) Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: Reuters/Christophe Petit Tesson)

Pantau.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, kesepakatan nuklir 2015 harus selalu dipelihara atau keamanan di Tel Aviv atau wilayah tersebut akan terancam.

"Saya kembali menyampaikan kepada perdana menteri keyakinan saya yang mendalam yang dipegang oleh mitra Eropa kami bahwa kesepakatan 2015 mesti dipertahankan untuk memantau kegiatan nuklir," kata Macron.

"Kesepakatan nuklir 2015 adalah satu langkah yang perlu dilengkapi dengan kegiatan lain pasca-2015."

Baca juga: Diancam Arab Saudi Soal Rudal s-400 Rusia, Begini Reaksi Qatar

Macron meminta agar semua sekutu yang setuju dengan mempertahankan kesepakatan nuklir dapat terus berpegang teguh dengan perjanjian itu.

Kesepakatan tersebut, yang secara resmi dikenal dengan nama Rencana Aksi Menyeluruh Bersama (JCPOA), menghentikan sanksi atas Iran sebagai imbalan bagi tindakan Teheran membatasi program nuklirnya.

Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk keluar dari kesepakatan itu, yang dicapai oleh pendahulunya Pemerintah Barack Obama, dengan alasan itu tidak menangani program rudal balistik Iran, kegiatan nuklirnya setelah 2025 atau perannya dalam konflik di Yaman serta Suriah.

Baca juga: Messi 'Disulap' Jadi Tolak Ukur Stabilitas Politik Israel?

Teheran telah mengancam bahwa, dalam kasus pihak lain dalam kesepakatan nuklir tersebut tak bisa memelihara kepentingan Iran berdasarkan kesepakatan itu, Iran akan keluar dari kesepakatan tersebut dan melanjutkan kegiatan nuklirnya dengan kecepatan penuh.

Presiden Prancis itu, yang memperingatkan mengenai resiko ketegangan yang meningkat akibat pertikaian mengenai nuklir Iran, menyeru "setiap orang agar menjaga kestabilan keadaan dan tidak menyerah pada peningkatan ini, yang akan mengarah kepada satu hal: konflik".

Perdana Menteri Israel tersebut, yang dengan keras menentang kesepakatan nuklir itu, mengatakan, "Sudah tiba waktunya untuk menerapkan langkah atas Iran sehingga negara tersebut tak bisa bergerak maju". Sebabnya ialah "ancaman besar buat dunia hari ini adalah senjata nuklir di tangah rejim radikal seperti Iran".

Share :
Komentar :

Terkait

Read More