Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Jazuli Juwaini Kecam Aksi AS di Venezuela, Peringatkan Ancaman Kekacauan Global

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Jazuli Juwaini Kecam Aksi AS di Venezuela, Peringatkan Ancaman Kekacauan Global
Foto: (Sumber: Anggota DPR Jazuli Juwaini. (ANTARA/HO-dok pribadi)

Pantau - Anggota DPR RI Jazuli Juwaini menilai tindakan Amerika Serikat terhadap Venezuela sebagai aksi sepihak yang mencederai prinsip dasar hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Menurut Jazuli, langkah tersebut tidak hanya melanggar kedaulatan negara, tetapi juga mengabaikan mekanisme hukum dan diplomasi internasional yang selama ini menjadi fondasi perdamaian dunia.

“Tidak ada satu pun negara yang dibenarkan menggunakan kekuatan militer secara sepihak atas nama kepentingan politik dan kekuasaan,” tegasnya.

Peringatan Preseden Buruk Hukum Internasional

Jazuli mengingatkan bahwa penyerangan Amerika Serikat ke Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolás Maduro beserta istrinya, Cilia Flores, berpotensi menjadi preseden berbahaya dalam hubungan internasional.

“Jangan sampai tindakan ini menjadi preseden buruk, seolah-olah hukum internasional tidak lagi diindahkan dan bisa dilanggar begitu saja oleh negara-negara berkuasa. Jika hukum internasional runtuh, maka dunia akan berada di ambang kekacauan dan ketidaktertiban global,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa ketidakpatuhan terhadap hukum internasional akan memperbesar potensi konflik terbuka antarnegara dan meningkatkan eskalasi ketegangan global.

“Dalam kondisi seperti ini, ancaman terjadinya Perang Dunia Ketiga bukanlah sesuatu yang mustahil. Perang bisa pecah kapan saja jika negara-negara kuat terus memaksakan kehendaknya dengan kekuatan militer,” lanjut Jazuli.

Seruan kepada PBB dan Komunitas Internasional

Jazuli menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa dan komunitas internasional bersikap tegas dalam menegakkan hukum internasional secara adil dan konsisten.

Ia juga mendorong penyelesaian konflik internasional melalui dialog dan diplomasi, bukan melalui kekerasan militer.

“Perdamaian dunia hanya dapat dijaga jika semua negara, tanpa kecuali, tunduk pada hukum internasional dan menjunjung tinggi prinsip keadilan serta kemanusiaan,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui bahwa negaranya telah melakukan operasi militer terhadap Venezuela.

“Amerika Serikat telah berhasil melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela,” ujar Trump.

Trump juga menyatakan bahwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya telah ditangkap dan diterbangkan ke luar negeri.

“Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara itu,” ucapnya.

Penulis :
Gerry Eka