
Pantau - Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Rusia untuk Caracas Sergey Melik‑Bagdasarov untuk membahas hubungan bilateral dan kerja sama strategis antara kedua negara.
Pertemuan Diplomatik dan Pernyataan Resmi
Gil menulis di Telegram bahwa pertemuan tersebut membahas hubungan bilateral dan aliansi antara Venezuela dan Rusia, ungkapnya.
Pemerintah Venezuela menyampaikan terima kasih kepada Rusia karena membela prinsip utama Piagam PBB, khususnya prinsip non‑intervensi dan penolakan terhadap penggunaan kekuatan yang melanggar kedaulatan negara, tambah Gil.
Menteri tersebut juga mencatat dukungan Rusia terhadap Venezuela setelah penculikan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya oleh Amerika Serikat, dengan menyebut tindakan tersebut tidak sah menurut hukum internasional, jelasnya.
Gil menyatakan bahwa kedua negara menegaskan kembali aliansi strategis yang kuat yang berorientasi pada kerja sama politik, ekonomi, dan diplomatik dalam kerangka komisi antarpemerintah tingkat tinggi serta perjanjian kemitraan strategis dan kerja sama, ungkapnya.
Pernyataan pertemuan mencerminkan bahwa Rusia dan Venezuela tetap menjaga hubungan dekat dan saling mendukung serta memperkuat posisi kedua negara dalam percaturan global, ia menambahkan.
Langkah diplomatik tersebut menegaskan bahwa kerja sama strategis antara Venezuela dan Rusia akan terus berjalan di bidang politik, ekonomi, dan diplomasi, ungkapnya.
Dasar Kerja Sama Strategis dan Perjanjian Bilateral
Sebelum pertemuan ini, kedua negara telah lama memiliki perjanjian kemitraan dan kerja sama strategis yang menjadi dasar pengembangan hubungan bilateral mereka, ungkap sumber resmi.
Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada 7 Mei 2025 di Moskow, tambahnya.
Dokumen kerja sama mencakup kerja sama di sektor ekonomi, energi, pertambangan, dan bidang strategis lainnya, ungkapnya.
Perjanjian ini menegaskan sikap bersama kedua negara dalam menentang tindakan koersif serta kebijakan restriktif sepihak di kancah internasional, jelasnya.
Parlemen Rusia telah meratifikasi perjanjian tersebut dan Moscow terus menindaklanjuti hasil pertemuan komisi antar pemerintah tingkat tinggi Rusia‑Venezuela, tambah sumber resmi.
- Penulis :
- Arian Mesa








