
Pantau.com - Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (KIK) mengklaim laporan awal dana kampanye paslon Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah dilakukan secara terbuka, jujur, dan apa adanya.
"Kejujuran ini pula yang mendasari laporan awal rekening dana kampanye Paslon 01 (Jokowi-Ma'ruf) sebesar Rp 11,9 miliar," kata Sekretaris Tim Kampanye KIK Hasto Kristiyanto pada rilis yang diterima Pantau.com, Kamis (27/9/2018).
Baca juga: Sandiaga Klaim Dana Kampanye akan Dikelola Transparan dan Akuntabel
Namun kemudian Hasto membandingkan laporan awal dana kampanye Timses Jokowi-Ma'ruf dengan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
"Berbeda dengan yang disana, menampilkan citra sederhana dengan awal dana kampanye hanya sebesar Rp 2 miliar, namun beredar isu kuat perlu Rp 1 trilyun rupiah hanya untuk mendapatkan dukungan” tukas Hasto.
Seperti diketahui saat awal penentuan bakal cawapres Prabowo Subianto, beredar kabar bahwa Sandiaga Uno memberikan uang mahar kepada PKS dan PAN, yang merupakan partai koalisi Gerindra, masing-masing Rp 500 miliar. Uang tersebut diduga agar dua parpol tersebut tetap mau berkoalisi meski capres dan cawapres yang diusung sama-sama berasal dari Gerindra.
Baca juga: Dana Kampanye Awal Prabowo-Sandiaga Rp2 Miliar, Fadli Zon Harap Sumbangan Masyarakat
Laporan dana awal kampanye pilpres 2019 telah diserahkan Timses Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi pada Minggu, 23 September 2018, ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
- Penulis :
- Sigit Rilo Pambudi








