Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Ma'ruf Amin Buka Suara Terkait Data Pemilu Kebobolan: KPU Harus Menjaga Kerahasiaan

Oleh Ahmad Ryansyah
SHARE   :

Ma'ruf Amin Buka Suara Terkait Data Pemilu Kebobolan: KPU Harus Menjaga Kerahasiaan
Foto: Wapres Ma'ruf Amin

Pantau - Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin buka suara terkait dugaan pembobolan data pemilu 2024. Menurut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus lebih berhati-hati dan menjaga kerahasiaan.

"Kita sayangkan ya bahwa itu sampai bocor, itu kita sayangkan," kata Ma'ruf usai menghadiri acara Mukernas MUI di Mercure Jakarta, Ancol, disiarkan kanal YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia, Jumat (1/11/2023) malam.

"KPU harus betul-betul menjaga kerahasiaan itu," sambung Ma'ruf.

"Memang sekarang ini musimnya bocor itu. Supaya ke depan lebih dijaga lah," kata Ma'ruf, setengah berkelakar tapi tetap berpesan serius.

Sebagai informasi, ada sekitar 204 juta Data Pemilih tetap (DPT) diduga bocor dan diperjualbelikan di dark web dengan harga 2 bitcoin atau sekitar Rp 1,2 miliar. Oknumnya adalah hacker atas nama Jimbo. Kebocoran data oleh KPU ini diduga bukan hanya sekali ini saja. Pasalnya, pada era hype Bjorka di tahun 2022, 105 juta data KPU diduga dibocorkan. Berdasarkan penyelidikan saat itu, kebocoran data diklaim bukan berasal dari penyelenggara pemilu.

KPU berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Bareskrim Polri dalam mengusut dugaan peretasan data pemilih Pemilu 2024. Dari hasil pengecekan, KPU, BSSN dan Bareskrim Polri tengah melakukan pengecekan analisis.

Penulis :
Ahmad Ryansyah