
Pantau - PT Pertamina Patra Niaga mengoperasikan Posko Pengungsi, Medis dan Bantuan Pertamina Peduli di Kompleks Masjid At-Taqwa, Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, sebagai pusat koordinasi pemulihan masyarakat pascabencana banjir dan longsor di wilayah tersebut.
Posko ini berfungsi sebagai titik layanan kesehatan, koordinasi bantuan logistik, serta pemulihan sosial bagi masyarakat terdampak.
"Posko Pertamina Peduli di Pidie Jaya menjadi titik koordinasi bersama pemerintah daerah, relawan, dan Pertamina Group agar penyaluran bantuan dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw.
Kolaborasi Lintas Pihak dan Bantuan Logistik Lengkap
Posko Pertamina Peduli menjadi ruang kolaborasi antara Pertamina, pemerintah, relawan, dan lembaga pendidikan dalam mendukung pemulihan masyarakat secara menyeluruh.
Pertamina Patra Niaga telah menyalurkan berbagai bantuan logistik, di antaranya dua unit tenda untuk kegiatan belajar mengajar di Pondok Pesantren Al Bayan, sepatu bot, bohlam, lampu darurat, gerobak, bak dan sekop sampah, jas hujan, karpet antiselip, serta power supply.
Untuk mendukung operasional posko dan dapur umum, disalurkan pula 28 tabung LPG baru dan isi ulang serta BBM untuk kebutuhan genset.
Bantuan logistik pangan juga telah disalurkan kepada warga terdampak.
Dalam aspek kesehatan, Pertamina menyediakan masker, vitamin, dan obat-obatan medis.
Sementara untuk kebutuhan dasar pengungsi, disediakan bantuan sandang, peralatan mandi, selimut, dan hygiene kit.
Ketua DKM Masjid At-Taqwa, Hidayat, mengapresiasi kehadiran Pertamina yang dinilai membawa dampak positif di lokasi pengungsian.
"Kehadiran Pertamina Patra Niaga di titik pengungsian ini membawa banyak perubahan. Selain bantuan logistik, warga juga mendapatkan edukasi pola hidup bersih. Anak-anak dan orang dewasa diberikan contoh langsung untuk menjaga kebersihan guna mencegah penyakit seperti diare dan infeksi kulit," jelasnya.
Trauma Healing, Starlink, dan Komitmen Pemulihan Berkelanjutan
Untuk mendukung layanan kesehatan dan pemulihan psikososial, Pertamina menggandeng Kementerian Kesehatan dan Universitas Syiah Kuala.
Kolaborasi ini menghadirkan layanan kesehatan gratis dan kegiatan trauma healing, khususnya bagi anak-anak yang terdampak bencana.
Pertamina juga mengaktifkan layanan Starlink untuk mendukung komunikasi dan memastikan kelancaran penataan posko serta distribusi logistik di wilayah terdampak.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa pendirian posko ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pemulihan masyarakat secara berkelanjutan.
"Kami tidak hanya berfokus pada penanganan darurat, tetapi juga memastikan proses pemulihan berjalan secara terpantau dan terkoordinasi. Melalui Posko Pertamina Peduli, Pertamina Patra Niaga berupaya menghadirkan dukungan berkelanjutan untuk menjaga ketahanan energi sekaligus keselamatan masyarakat pascabencana," ujarnya.
- Penulis :
- Gerry Eka








