
Pantau - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan berjanji membantu biaya sekolah anak yatim piatu agar memperoleh hak pendidikan yang lebih baik.
Janji tersebut disampaikan Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Muhammad Anwar saat memberikan santunan kepada 40 anak yatim piatu.
Kegiatan santunan berlangsung di Musala Al Khoiriyyah RT 012 RW 04 Kelurahan Gandaria Selatan Kecamatan Cilandak Jakarta Selatan.
Muhammad Anwar meminta masyarakat melaporkan apabila terdapat anak yang tidak bersekolah beserta alasan yang melatarbelakanginya.
Ia menegaskan apabila anak tidak bersekolah karena kendala biaya maka Pemkot Jakarta Selatan akan menanggung pembiayaannya.
Pemkot Jakarta Selatan juga berkomitmen membantu menebus ijazah anak yatim piatu yang belum ditebus akibat keterbatasan biaya.
Selain biaya sekolah dan ijazah, pemerintah daerah turut menjanjikan bantuan perlengkapan sekolah seperti sepatu.
Muhammad Anwar berpesan agar anak yatim piatu tetap semangat bersekolah dan tidak ada yang putus sekolah.
Kegiatan santunan kepada anak yatim piatu tersebut dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat.
Pemkot Jakarta Selatan menilai kegiatan santunan efektif karena memberikan manfaat tidak hanya bagi anak yatim piatu tetapi juga lingkungan sekitar.
Pemerintah kota juga memastikan pemenuhan kebutuhan rumah ibadah melalui bantuan perbaikan toilet, atap, pengadaan pengeras suara, dan karpet musala.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Jakarta Selatan turut menyerap aspirasi masyarakat terkait permasalahan lingkungan.
Aspirasi masyarakat akan diteruskan kepada organisasi perangkat daerah sesuai dengan kewenangannya.
Ketua RT 012 Supardi menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Jakarta Selatan dan jajarannya atas kepedulian kepada warga.
Ia menyatakan warga merasa senang dan merasakan kehadiran pemerintah di wilayah mereka.
- Penulis :
- Aditya Yohan








