Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Siapkan Gerakan Nasional Ganti Atap Seng dengan Genteng, Dimulai dari Sekolah Rakyat

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pemerintah Siapkan Gerakan Nasional Ganti Atap Seng dengan Genteng, Dimulai dari Sekolah Rakyat
Foto: Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Rabu 4/2/2026 (sumber: ANTARA/Aji Cakti)

Pantau - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyatakan kesiapannya menerapkan gerakan nasional penggantian atap seng menjadi genteng tanah liat atau gentengisasi, dimulai dari proyek pembangunan Sekolah Rakyat di 104 lokasi.

"Iya, memang yang 104 lokasi (Sekolah Rakyat) itu memang kita dari awal desainnya desain genteng, bukan menggunakan atap asbes atau lainnya," ungkapnya.

Dody menjelaskan bahwa atap genteng memiliki keunggulan dalam melindungi bangunan dari cuaca panas.

Selain itu, genteng dinilai lebih baik secara estetika dibandingkan atap seng atau asbes.

"Kemarin disampaikan oleh Bapak Presiden RI karena Beliau tidak mau masyarakat itu kepanasan, terus dari segi estetika juga lebih bagus genteng daripada apa, atap seng atau asbes gitu. Dan genteng merupakan produk dalam negeri," ia mengungkapkan.

Komitmen Pemerintah Bangun Infrastruktur Pendidikan

Kementerian Pekerjaan Umum saat ini tengah melanjutkan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Pembangunan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Penyediaan infrastruktur pendidikan yang layak dianggap sebagai fondasi penting untuk mencetak generasi unggul dan berdaya saing.

Presiden Prabowo Subianto menggagas gerakan nasional gentengisasi sebagai bagian dari upaya memperindah wajah lingkungan di Indonesia.

Presiden menyatakan bahwa atap seng masih banyak digunakan di rumah-rumah warga dan menciptakan kesan lingkungan yang kurang indah.

Selain menurunkan estetika, atap seng juga dinilai tidak nyaman karena panas dan mudah berkarat.

Skema Pendanaan dan Teknologi Produksi Genteng

Pemerintah kini tengah menyiapkan skema pendanaan kolaboratif guna mendukung pelaksanaan program gentengisasi.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pendanaan tidak hanya bergantung pada APBN maupun APBD.

Ia menyebut pemerintah sedang merumuskan pendanaan bersama sejumlah kementerian, lembaga, serta pihak swasta dan perorangan.

Selain pendanaan, aspek teknis pelaksanaan juga menjadi fokus pembahasan pemerintah.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengembangan teknologi produksi genteng dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Program gentengisasi merupakan bagian dari agenda penataan lingkungan secara menyeluruh.

Agenda tersebut juga mencakup pengelolaan sampah, penertiban papan reklame dan baliho, serta penataan kabel-kabel di kawasan perkotaan.

Penulis :
Arian Mesa