Pantau Flash
Upacara Tetap Digelar di Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020
Presiden Jokowi Kaji Prioritas Usulan 245 Proyek Strategis Nasional Baru
Usai PSBB, Terbitlah Pusat Perbelanjaan Kota Malang
Indonesia Kecam Rencana Aneksasi Israel Terhadap Palestina
Welcome New Normal: Penumpang KRL Dilarang Bicara dan Telepon

Di Tengah Wabah Korona, Mendagri Luncurkan Chatbot Bernama GISA

Di Tengah Wabah Korona, Mendagri Luncurkan Chatbot Bernama GISA Menteri Tito Karnavian perkenalkan Chatbot bernama GISA. (Foto: Antara)

Pantau.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meluncurkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence yang berupa chatbot bernama GISA untuk layanan administrasi kependudukan (adminduk) guna mewujudkan jaga jarak fisik pada penanganan virus Korona (COVID-19).

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan, Gisa diambil dari program kependudukan dan pencatatan sipil yaitu Gerakan Indonesia Sadar Adminduk.

"Dengan Chatbot Gisa, masyarakat bisa bertanya layaknya percakapan dengan seorang petugas. Gisa akan selalu memberi informasi akurat yang bersumber dari Dukcapil,” kata Tito.

Baca juga: Tito: Ada 7 Hal yang Harus Dipertimbangkan Wilayah Jika Ingin Lockdown


Pada masa seperti ini, menurut Tito, masyarakat membutuhkan informasi yang cepat dan akurat, sementara melalui pencarian di laman daring informasi sering kali tidak akurat karena belum tentu sumbernya resmi dan bisa saja sudah kadaluarsa karena ada perubahan aturan.

Dengan Gisa Adminduk masyarakat bisa mendapatkan informasi yang akurat, cepat dan tidak perlu harus bertatap muka dengan petugas pelayanan, hal ini tentunya juga menutup potensi penularan COVID-19 juga.

Secara teknis, Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan chatbot Gisa adalah hasil kerja sama antara Ditjen Dukcapil dengan KORPRI, Gisa sangat mudah diakses dan bisa diunduh secara gratis melalui Google Playstore dengan kata kunci AKUI.

Dengan memanfaatkan Chatbot Gisa, Dukcapil dapat terus melayani masyarakat dan tetap menerapkan standar informasi yang cepat dan akurat.

Baca juga: Mendagri Minta Pemda Kurangi Seremonial Tak Penting Untuk Hal Ini


Beberapa informasi yang bisa di akses yakni seperti prosedur pembuatan KTP dan Kartu Keluarga, syarat-syarat pencatatan pernikahan, akta kelahiran, informasi biaya, dan beberapa informasi penting lainnya.

"Dengan informasi yang lengkap ini masyarakat terhindar bolak-balik ke kantor layanan karena persyaratan yang tidak lengkap," kata Zudan.

Zudan mengatakan pelayanan masyarakat yang diperoleh dari Ditjen Dukcapil Kemendagri akan terus berjalan, baik di tingkat nasional maupun daerah meski tanpa kontak langsung.

Ilustrasi Chatbot GISA. (Foto: Antara)

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta

Berita Terkait: